Pages-Menu

Maaf dari Raga, Cinta dari Hati

Kata hatiku lirih berbisik,

maafkan aku yang tak mampu,

raga ini terbatas, lumpuh tak berdaya,

namun cinta dan doa selalu setia.


Aku tak bisa melayani seperti yang lain,

tangan ini lemah, langkah tak berjalan,

tapi hatiku tetap ingin memberi,

dengan sabar, dengan doa, dengan kasih.


Ya Allah, jadikan kekuranganku cahaya,

agar orang melihat bukan kelemahan,

melainkan ketulusan yang tak pernah padam,

karena cinta sejati tak butuh balasan.