Berdamai dengan Diri Sendiri

 


Catatan 18

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”
(QS. At-Tin: 4)

Ada kalanya kita begitu sibuk memperbaiki hidup sampai lupa menghargai diri sendiri.

Kita melihat kekurangan lebih banyak daripada kelebihan.

Mengingat kesalahan lebih sering daripada mengingat kebaikan.

Membandingkan diri dengan orang lain, lalu merasa bahwa diri kita tidak cukup baik.

Padahal, Allah menciptakan setiap manusia dengan perjalanan yang berbeda.

Kamu tidak harus menjadi seperti orang lain untuk memiliki nilai.

Kamu tidak harus memiliki kehidupan yang sama untuk menjadi berharga.

Dan kamu tidak harus sempurna untuk dicintai dan dirahmati Allah.

Berdamai dengan diri sendiri bukan berarti berhenti memperbaiki diri.

Justru sebaliknya.

Kita belajar menerima bahwa kita pernah salah, pernah gagal, pernah lemah, lalu memilih untuk terus bertumbuh.

Tidak perlu membenci dirimu hanya karena pernah mengambil keputusan yang salah.

Dirimu yang dulu mungkin belum tahu apa yang sekarang sudah kamu pahami.

Maafkan dirimu.

Peluk perjalananmu.

Hargai setiap langkah kecil yang pernah kamu tempuh.

Mungkin tidak semua orang mengetahui betapa berat perjuanganmu. Tetapi Allah mengetahuinya.

Jika hari ini kamu masih berusaha menjadi lebih baik, itu sudah merupakan sebuah keberanian.

Tidak harus sempurna.

Cukup terus belajar.

Cukup terus bertumbuh.

Dan cukup terus mendekat kepada Allah.

Karena pada akhirnya, hidup bukan tentang menjadi manusia tanpa kesalahan, melainkan tentang terus kembali kepada Allah setiap kali kita menyadari kesalahan.

Renungan Hari Ini

Sudahkah aku berdamai dengan diriku sendiri, atau masih terus menghukum diriku atas masa lalu?

🤲 Doa

Ya Allah, ajarkan aku untuk menerima diriku dengan segala kekurangan dan kelebihanku.

Ampuni kesalahan masa laluku, dan jangan biarkan penyesalan membuatku kehilangan harapan.

Berikan aku hati yang lembut terhadap diriku sendiri, tetapi tetap kuat untuk memperbaiki apa yang masih perlu diperbaiki.

Jadikan setiap pengalaman dalam hidupku sebagai jalan untuk semakin dekat kepada-Mu.

Aamiin ya Rabbal 'alamin.