Jangan Bandingkan Jalanmu dengan Jalan Orang Lain

 


Catatan 12

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak daripada sebagian yang lain...”
(QS. An-Nisa: 32)

Ada kalanya kita melihat kehidupan orang lain lalu diam-diam bertanya,

"Mengapa hidupnya terlihat begitu mudah, sementara hidupku terasa begitu berat?"

Melihat seseorang mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan.
Melihat orang lain memiliki keluarga yang bahagia.
Melihat rezeki seseorang mengalir begitu lancar.

Tanpa sadar, kita mulai membandingkan halaman hidup kita dengan halaman hidup orang lain.

Padahal, kita tidak pernah tahu seluruh cerita mereka.

Kita hanya melihat apa yang tampak di permukaan. Kita tidak tahu berapa banyak air mata yang mereka sembunyikan, doa yang mereka panjatkan, atau perjuangan yang mereka lalui sebelum sampai pada titik yang kita lihat hari ini.

Setiap orang memiliki jalan yang berbeda.

Ada yang sampai lebih cepat.
Ada yang harus berjalan lebih lama.
Ada yang harus berbelok berkali-kali sebelum menemukan jalannya.

Dan semuanya tetap berada dalam pengetahuan Allah.

Jangan merasa tertinggal hanya karena orang lain sudah lebih dulu sampai di tempat yang kamu inginkan.

Mungkin Allah sedang menyiapkanmu dengan cara yang berbeda.

Mungkin perjalananmu memang lebih panjang karena ada banyak hal yang harus kamu pelajari di sepanjang jalan.

Maka, daripada sibuk menghitung apa yang dimiliki orang lain, mari belajar menghitung nikmat yang Allah titipkan kepada kita.

Jalanmu tidak harus sama dengan jalan mereka untuk menjadi indah.

Tetaplah berjalan.

Karena tujuan hidup bukanlah menjadi seperti orang lain, tetapi menjadi hamba yang Allah ridai.

Renungan Hari Ini

Apakah aku sedang terlalu sibuk melihat perjalanan orang lain sampai lupa mensyukuri perjalanan yang Allah berikan kepadaku?

Doa

Ya Allah, bersihkan hatiku dari iri dan rasa tidak puas terhadap ketetapan-Mu. Ajarkan aku untuk mencintai jalan yang Engkau pilihkan untukku.

Jika aku melihat nikmat pada orang lain, jadikanlah itu pengingat untuk bersyukur, bukan alasan untuk merasa kurang.

Berikan aku hati yang tenang, langkah yang istiqamah, dan keyakinan bahwa setiap perjalanan memiliki waktu terbaik menurut-Mu.

Aamiin ya Rabbal 'alamin.