Catatan 23
“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak daripada sebagian yang lain...”
(QS. An-Nisa: 32)
Tidak selalu mudah melihat orang lain mendapatkan sesuatu yang sedang kita doakan.
Ketika seseorang mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan.
Ketika orang lain memperoleh rezeki yang sedang kita perjuangkan.
Ketika melihat seseorang mencapai impian yang selama ini kita harapkan.
Hati terkadang diam-diam bertanya,
"Kapan giliranku?"
Perasaan itu manusiawi.
Namun, jangan biarkan rasa iri membuat kita lupa bahwa Allah memiliki pembagian rezeki yang berbeda untuk setiap hamba-Nya.
Kebahagiaan orang lain tidak mengurangi jatah kebahagiaan kita.
Keberhasilan seseorang tidak berarti pintu keberhasilan kita tertutup.
Rezeki orang lain bukan tanda bahwa rezeki kita berkurang.
Allah bisa memberikan sesuatu kepada mereka tanpa mengambil apa pun dari apa yang telah Dia siapkan untuk kita.
Maka, ketika melihat seseorang mendapatkan nikmat, cobalah belajar berkata:
“Masyaa Allah. Semoga Allah memberkahinya. Semoga suatu hari Allah memberikan yang terbaik untukku juga.”
Mungkin awalnya terasa sulit.
Tetapi perlahan, hati akan belajar.
Belajar bahwa kita tidak perlu kecewa atas kebahagiaan orang lain.
Belajar bahwa mendoakan kebaikan untuk orang lain tidak membuat kita menjadi lebih miskin.
Justru hati menjadi lebih lapang.
Dan ketika kita mampu ikut bahagia atas kebahagiaan orang lain, kita sedang membebaskan hati dari beban perbandingan.
Tetaplah berdoa untuk impianmu.
Tetaplah berusaha untuk rezekimu.
Tetapi jangan lupa menikmati perjalananmu sendiri.
Karena bisa jadi, tanpa kita sadari, ada orang lain yang sedang melihat hidup kita dan berharap memiliki nikmat yang saat ini kita anggap biasa.
Renungan Hari Ini
Ketika melihat orang lain mendapatkan sesuatu yang kuinginkan, apakah aku mampu tetap bersyukur dan mendoakan kebaikan untuknya?
🤲 Doa
Ya Allah, bersihkan hatiku dari iri dan dengki.
Jika aku melihat nikmat pada orang lain, ajarkan aku untuk mengucapkan syukur dan mendoakan keberkahan baginya.
Jangan biarkan kebahagiaan orang lain menjadi alasan hatiku bersedih.
Berikan aku rezeki yang terbaik menurut-Mu, pada waktu yang paling tepat, dengan cara yang Engkau ridai.
Dan jadikan hatiku selalu lapang terhadap ketetapan-Mu.
Aamiin ya Rabbal 'alamin.
