Suamiku, Lukaku: Eksklusif di KBM

Alhamdulillah, perjalanan menulis ini kembali menghadirkan kejutan indah. Dari empat karya yang kutitipkan di KBM, satu di antaranya kini resmi menjadi karya eksklusif: Suamiku, Lukaku.

Aku bersyukur atas setiap langkah kecil yang membawaku sampai di sini. Menulis bukan sekadar kata, melainkan perjalanan rasa, tentang jatuh, bangkit, dan menjadi kuat. Eksklusif bukan hanya label, tapi juga cahaya yang lahir dari luka.

Terima kasih untuk doa dan dukungan yang selalu menguatkan. Semoga karya ini bisa menjadi cerita yang menemani dan menguatkan siapa pun yang membacanya.


→Baca Full Story di KBM App