Catatan 7
“Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu...”
(QS. Ibrahim: 7)
Kita sering mengira akan bersyukur ketika semuanya sudah sesuai dengan keinginan.
Ketika rezeki bertambah.
Ketika doa terkabul.
Ketika masalah selesai.
Ketika hidup berjalan seperti yang direncanakan.
Padahal, syukur tidak seharusnya menunggu semuanya sempurna.
Ada banyak nikmat yang hadir diam-diam setiap hari. Napas yang masih berembus, kesempatan untuk bangun pagi, orang-orang yang masih menyayangi kita, makanan yang bisa dinikmati, dan kesempatan untuk kembali mengingat Allah.
Terkadang kita terlalu sibuk menghitung apa yang belum kita miliki sampai lupa menghitung apa yang sudah Allah titipkan.
Bersyukur bukan berarti kita tidak boleh menginginkan kehidupan yang lebih baik. Kita tetap boleh berdoa, bermimpi, dan berusaha.
Namun, jangan sampai keinginan membuat kita lupa bahwa hari ini pun Allah sudah memberi begitu banyak alasan untuk berkata, Alhamdulillah.
Bisa jadi sesuatu yang kita anggap kecil justru merupakan nikmat besar bagi orang lain.
Maka, sebelum meminta lebih banyak, mari belajar melihat lebih dalam.
Lihatlah nikmat yang selama ini ada.
Rasakan.
Syukuri.
Sebab hati yang pandai bersyukur akan menemukan kebahagiaan bahkan sebelum semua keinginannya terpenuhi.
Renungan Hari Ini
Nikmat apa yang sering aku anggap biasa, padahal sebenarnya sangat berharga?
Doa
Ya Allah, ajarkan aku untuk melihat nikmat-Mu bahkan di tengah kekuranganku. Jangan biarkan aku sibuk mengejar sesuatu hingga lupa mensyukuri apa yang telah Engkau berikan. Jadikan hatiku hati yang selalu mengucapkan Alhamdulillah, dalam keadaan lapang maupun sempit.
Tambahkanlah keberkahan pada setiap nikmat yang Engkau titipkan kepadaku, dan jadikan rasa syukurku sebagai jalan untuk semakin dekat kepada-Mu.
Aamiin ya Rabbal 'alamin.
