Berbagi cerita, renungan, dan ikhtiar dalam perjalanan Puasa Daud.
🎥 Ikuti perjalanan Pejuang Puasa Daud di TikTok
→ Lihat akun TikTok @langitdidada
🎥 Ikuti perjalanan Pejuang Puasa Daud di TikTok
→ Lihat akun TikTok @langitdidada
Istiqamah bukan berarti tidak pernah lelah.
Istiqamah adalah tetap kembali kepada Allah setiap kali kita merasa lemah.Jangan bandingkan perjalanan ibadahmu dengan orang lain.
Yang penting: hari ini lebih dekat kepada Allah daripada kemarin.Ketika makanan ada di depan mata, tetapi kita memilih menahan diri karena Allah—
di situlah hati sedang belajar berkata:Bukan tentang seberapa lama kita sudah berpuasa.
Tapi seberapa banyak hati kita belajar menjadi lebih baik.Kalau hari ini terasa berat, jangan buru-buru menyerah.
Mungkin justru di situlah kesabaranmu sedang tumbuh.Puasa Daud adalah latihan hati:
hari ini menahan, besok menikmati, lalu kembali menahan.Jangan mengejar terlihat kuat di hadapan manusia.
Cukup kuat untuk tetap taat ketika tidak ada yang melihat.Lapar itu sementara.
Tapi kesabaran yang dilatih hari ini, insyaa Allah menjadi bekal untuk banyak hal dalam hidup.30 Hari Menemani Pejuang Puasa Daud
Puasa mengajarkan kita:
tidak semua keinginan harus segera dituruti.
https://www.wattpad.com/1653824452-30-hari-menemani-pejuang-puasa-daud-hari-ke-3
30 Hari Menemani Pejuang Puasa Daud
Hari ini tidak berpuasa?
Jangan merasa jauh dari Allah.30 Hari Menemani Pejuang Puasa Daud
Puasa Daud bukan tentang siapa yang paling kuat.
Tapi tentang siapa yang mau terus belajar istiqamah.Sebuah puisi menjelang Ramadhan
Sahur ini terasa berbeda... Langit masih gelap, tapi hati mulai terang. Insyaa Allah, tinggal dua kali sahur lagi, Puasa Dawud pamit sejenak, Memberi ruang bagi Ramadhan yang agung.
Ada rindu yang pelan-pelan tumbuh, Pada lantunan doa yang lebih panjang, Pada malam-malam yang lebih sunyi, Pada tangis yang lebih jujur di sepertiga malam.
Aku bersiap, bukan hanya dengan makanan, Tapi dengan harapan dan taubat yang diam-diam. Semoga Allah terima lelah dan niatku, Semoga Ramadhan nanti jadi pelukan yang hangat, Bagi hati yang kadang dingin, kadang rapuh.
Sahur ini, aku belajar bersyukur. Karena diberi waktu untuk bersiap, Karena diberi kesempatan untuk kembali. Karena Ramadhan… Selalu datang sebagai cahaya.