Tampilkan postingan dengan label Official Lyric Video. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Official Lyric Video. Tampilkan semua postingan

ADA DUKA DI ULANG TAHUN NEGERI

Hari ini merah putih berkibar di angkasa,

delapan puluh satu tahun negeri merdeka,
namun di timur sana terdengar kabar duka,
bumi bergetar, menyisakan tangis dan luka.

 

Di Nusa Tenggara Timur, tanah yang kami cinta,
ada rumah yang bergetar, ada hati yang terluka,
ada tangan yang mencari keluarga tercinta,
ada doa yang dipanjatkan di antara air mata.

 

Negeri sedang berpesta dengan cahaya,
tetapi tak semua anak negeri bersuka,
sebab ada yang memeluk kehilangan di dada,
sementara bendera berkibar membawa cerita.

 

Merah bukan hanya warna sebuah bendera,
ia mengingatkan perjuangan dan darah para pendahulu kita,
putih bukan sekadar warna yang menyertainya,
ia adalah doa agar luka menemukan cahaya.

 

Indonesia, di ulang tahunmu yang ke delapan puluh satu,
kami tak ingin hanya mengucapkan kata merdeka selalu,
kami ingin menundukkan kepala untuk mereka yang pilu,
dan menitipkan doa kepada Tuhan Yang Maha Tahu.

 

Semoga bumi kembali tenang dan damai,
semoga yang terluka segera pulih kembali,
semoga yang kehilangan diberi hati yang damai,
semoga setiap air mata diganti kekuatan yang berarti.

 

Hari ini kami tetap mengibarkan merah putih,
meski hati kami ikut merasakan perih,
sebab kemerdekaan bukan hanya tentang bersorak dan bersih,
tetapi tentang hadir ketika saudara sedang sedih.

 

Selamat ulang tahun, negeriku tercinta,
maaf jika hari ini ada duka di antara pesta,
kami tetap mencintaimu dengan doa dan air mata,
sebab Indonesia adalah kita yang saling menjaga.

 

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.




 https://www.wattpad.com/story/415093171-ada-duka-di-ulang-tahun-negeri

Istiqamah Puasa Daud | Doa Menjaga Istiqamah Berpuasa | Langit Didada

Ya Allah...

Ya Muqallibal Qulub,

Tsabbit qalbi 'ala diinik.


Engkau Maha Mengetahui,

betapa hati ini ingin menjaga

ibadah Puasa Daud

yang telah lama Engkau anugerahkan.


Kuatkan niatku,

ringankan langkahku

ketika datang hari berpuasa.


Berikan kesehatan pada tubuhku,

kekuatan pada fisikku,

dan kelapangan pada dadaku.


Jangan biarkan rasa lelah

mengalahkan semangatku

untuk beribadah kepada-Mu.


Jadikan setiap lapar

sebagai penghapus dosa.


Jadikan setiap dahaga

sebagai jalan menuju ridha-Mu.


Lahirkan hati yang lembut,

lisan yang penuh dzikir,

pikiran yang jernih,

dan jiwa yang semakin dekat kepada-Mu.


Karena hanya kepada-Mu

aku berharap.


Ya Allah...


Jika suatu hari tubuh ini

tak lagi mampu karena sakit,


lapangkan hatiku

untuk menerima uzur

yang Engkau berikan,

tanpa keluh dan tanpa rasa bersalah.


Dan ketika Engkau pulihkan,

izinkan aku kembali

melangkah dalam ibadah

dengan penuh semangat.


Ya Allah Ya Razzaq...


Limpahkanlah rezeki yang halal,

luas,

dan penuh keberkahan

melalui setiap ikhtiar

yang sedang kujalani.


Mudahkan setiap urusanku.


Allahumma sugeh...

Allahumma sehat

Allahumma istiqamah fi shaumi Dawud.

Allahumma sukses dunia wal akhirah.


Ya Allah...

Jangan cabut

ketenangan

yang telah Engkau tanamkan

di dalam hatiku.


Jadikan lisanku

selalu basah dengan dzikir.


Jadikan air mataku

jatuh hanya karena rindu kepada-Mu.


Dan ketika kelak

aku kembali kepada-Mu,

pertemukanlah aku

dalam keadaan

Engkau redha kepadaku.


Allahumma istiqamah fi shaumi Dawud.

Aamiin Ya Mujibas Sa'ilin.

Lirik dan Ciptaan: Ana Restuningtyas
Channel: Langit di Dada
© 2026 Langit Didada. All Rights Reserved.


https://youtu.be/4QUNQrCK2yU?si=VqZOey_MIL2Zjx5p

Puasa Daud: Belajar Istiqamah, Sehari Bersama Allah

Sehari menahan lapar,
sehari belajar bersabar,
bukan sekadar menahan dahaga,
tetapi menundukkan hati
agar lebih dekat kepada-Nya.

Pagi datang dengan sunyi,
dan aku menyebut nama-Mu
di antara lapar yang sederhana
dan doa-doa yang panjang.

Aku belajar, Ya Allah,
bahwa istiqamah bukan tentang
tak pernah merasa lelah,
bukan pula tentang
selalu kuat setiap waktu.

Istiqamah adalah
ketika hati hampir menyerah,
namun kembali berkata,
“Bismillah... aku lanjut karena-Mu.”

Sehari berpuasa,
sehari berbuka,
namun cinta kepada-Mu
semoga tak mengenal jeda.

Di saat dunia menawarkan banyak hal,
aku belajar berkata cukup.

Di saat rezeki terasa sempit,
aku belajar percaya.

Di saat ujian datang bertubi-tubi,
aku belajar diam sejenak,
mengangkat tangan,
lalu berkata:

“Ya Allah, aku serahkan semuanya kepada-Mu.”

Puasa Daud mengajarkanku
bahwa lapar pun bisa menjadi guru,
sunyi bisa menjadi sahabat,
dan air mata bisa menjadi jalan
pulang kepada-Mu.

Aku tidak meminta
hidup tanpa ujian.

Aku hanya meminta
hati yang tetap tenang
ketika ujian datang.

Sebab aku tahu,
aku tidak berjalan sendirian.

Ada Allah
yang selalu melihat.

Ada Allah
yang selalu mendengar.

Ada Allah
yang mengetahui
bahkan doa yang belum sempat
terucap oleh bibirku.

Maka jika esok aku kembali berpuasa,
kuatkanlah aku.

Jika tubuhku lelah,
berikanlah kesehatan.

Jika hatiku goyah,
teguhkanlah.

Jika langkahku berat,
mudahkanlah.

Dan jika suatu hari
aku lupa mengapa aku memulai,
ingatkan aku kembali:

Aku tidak sedang mengejar lapar.
Aku sedang belajar istiqamah.

Sehari bersama Allah,
sehari menata hati,
sehari belajar mencintai-Nya
lebih dari kemarin.

Hingga suatu hari nanti,
semoga seluruh hidupku
menjadi perjalanan panjang
untuk selalu kembali kepada-Mu.

Ya Allah...
istiqamahkan aku.

Dalam puasaku.
Dalam doaku.
Dalam shalatku.
Dalam dzikirku.
Dalam karya-karyaku.
Dalam seluruh sisa hidupku.

Karena aku tahu,
yang membuatku mampu bertahan
bukanlah kuatku.

Tetapi pertolongan-Mu.

Dan untuk setiap hari
yang masih Engkau izinkan aku jalani,
aku ingin terus berkata:

Alhamdulillah...
Bismillah...
sing tenang.

Allahumma istiqamah fi shaumi Dawud.

Aamiin ya Mujibassailiin. 🤲



"Istiqamah bukan berarti selalu mudah. Istiqamah adalah tetap kembali kepada Allah, meski langkah kadang terasa berat."


Afirmasi Rezeki Halal & Berkah | Ya Ghani Ya Mughni | Official Lyric Video - Langit Didada

Hari ini aku siap menerima...

Kelimpahan dari Allah...

Dengan hati penuh syukur...

Dan jiwa yang penuh harapan...


Aku melangkah dengan tenang...

Karena Allah selalu bersamaku...

Rezekiku datang...

Dengan mudah...Lancar...

Dan penuh berkah...


Aku adalah magnet rezeki...

Yang halal dan penuh keberkahan...

Allah membukakan jalan...

Yang tak pernah kuduga...


Aku bersahabat dengan rezeki...

Karena rezeki adalah amanah...

Datang membawa manfaat...

Pergi di jalan yang Allah ridhoi...


Ya Hannan...

Ya Maannan...

Ya Ghoni...

Ya Muughni...

Ya Fattah...

Ya Razzaq...

Bukakan pintu rezekiku...

Ya Hannan...

Ya Mannan...

Ya Ghoni...

Ya Mughni...

Hatiku tenang...

Langkahku ringan...

Rezekiku penuh keberkahan...


Hari demi hari...

Allah melapangkan jalanku...

Satu demi satu...

Segala urusanku dimudahkan...


Beban hidupku...

Allah angkat perlahan...

Allah cukupkan setiap kebutuhanku...

Dengan rezeki yang halal dan berkah...


Aku menerima...

Setiap nikmat-Mu...

Dengan rasa syukur...

Tenang...

Dan bahagia...


Ya Hannann.....

Ya Mannan....

Ya Ghoni.....

Ya Mughnii......


Aghnini bifadhlika...

'Amman siwak...


Ya Fattah...

Ya Razzaq...

Bukakan pintu rezekiku...


Hari ini...

Aku siap menerima...

Kelimpahan dari Allah...


Rezekiku mengalir...

Atas izin Allah...


Hatiku tenang...

Hidupku berkah...

Semua karena Allah...

Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin...

Lirik dan Ciptaan: Ana Restuningtyas
Channel: Langit di Dada
© 2026 Langit Didada. All Rights Reserved.


https://youtu.be/Lj4h-dzj8K4?si=4PcWHI4vlseZMF9b

TERIMA KASIH – Langit Didada (Official Lyric Video)

Pernah ada cerita...

Yang Allah tuliskan untuk kita...

Pernah ada tawa...

Yang kini kusimpan sebagai doa...


Terima kasih...

Pernah berjalan di sampingku...

Pernah membuatku percaya...

Bahwa bahagia itu nyata...


Tak semua kisah...

Harus berakhir dengan bersama...

Kadang Allah hanya mempertemukan...

Agar kita belajar menerima...


Kini kuikhlaskan...

Semua yang telah berlalu...

Semoga Allah menjagamu...

Dan menjaga langkahku...


Aku tak lagi menggenggam...

Aku tak lagi memaksa...

Yang pergi biarlah pergi...

Yang tinggal menjadi hikmah...


Dan izinkan...

Aku melangkah perlahan...

Menyambut hari-hari...

Yang telah Allah siapkan...


Aku belum tahu...

Rahasia apa yang menantiku...

Namun aku percaya...

Allah tak pernah meninggalkanku...


Bila pertemuan adalah takdir...

Maka perpisahan pun adalah takdir...

Dan di antara keduanya...

Ada pelajaran yang menguatkanku...


Allahumma in kunta katabtani min ahlis syaqawah, famhuni, waktubni min ahlissa'adah. Fa innaka tamhu ma tasha' wa tutsbit, wa 'indaka Ummul Kitab...


Ya Allah...

Jika dahulu namaku termasuk orang yang celaka,

hapuslah...

Dan tuliskanlah aku sebagai hamba yang berbahagia...

Karena hanya Engkaulah...

Pemilik segala takdir...


Terima kasih...

Untuk setiap kenangan...

Kini aku undur diri...

Dengan hati yang telah belajar ikhlas...


Semoga Allah...

Menjaga langkahmu...

Dan menjaga langkahku...

Hingga kita sama-sama menemukan

ridha-Nya...

Aamiin...

https://youtu.be/hBb3F1oURgk?si=mrr_IioySua4Zyas

Lirik dan Ciptaan: Ana Restuningtyas
Channel: Langit di Dada
© 2026 Langit Didada. All Rights Reserved.





ALLAHUMMA A'INNI 'ALA HADZIHIL AMANAH | Official Lyric Video - Langit Didada

Di setiap langkah yang Kau titipkan...

Ada amanah yang harus kujaga...
Kadang hatiku mulai lelah...
Namun kasih-Mu tak pernah berubah...

Ku tatap langit, kuangkat doa...
Memohon kuat dari Yang Esa...
Bukan karena aku mampu...
Namun karena Engkau penolongku...

Saat langkahku mulai goyah...
Saat air mata jatuh berserah...
Peluklah hatiku dengan rahmat-Mu...
Jangan biarkan aku menjauh...

Allahumma a'inni...
'Ala hadzihil amanah...

Allahumma a'inni...
'Ala hadzihil amanah...

Ya Allah...
Tolonglah hamba-Mu...

Saat lemah kuatkan aku...
Saat letih peluk hatiku...

Ku percaya...
Engkau tak pernah meninggalkanku...

Jika jalan terasa panjang...
Ajarkan sabar dalam perjuangan...
Jika dunia menutup pintu...
Rahmat-Mu selalu mengetuk kalbu...

Aku hanyalah hamba-Mu...
Yang belajar ikhlas setiap waktu...
Semoga langkah kecil ini...
Menjadi jalan menuju ridha-Mu...

Bukan tentang hebat diriku...
Bukan tentang kuat pundakku...

Semua hanya karena-Mu...
Semua hanya untuk-Mu...

Allahumma a'inni...
'Ala hadzihil amanah...

Allahumma a'inni...
'Ala hadzihil amanah...

Tuntun langkahku...
Jaga hatiku...

Hingga kelak...
Aku pulang...
Dengan senyum karena-Mu...

Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa' wa huwas samii'ul 'aliim. 

Lirik dan Ciptaan: Ana Restuningtyas
Channel: Langit di Dada
© 2026 Langit Didada. All Rights Reserved.


https://youtu.be/r4lKa26JmqA?si=gkXVJW36vLEWhoiC

REZEKI DARI-MU | Official Lyric Video - Langit Didada

Bismillah kubuka hariku

Dengan hati penuh syukur

Kutitipkan mimpi dalam doa

Kuyakini janji-Mu selalu nyata


Saat dunia terasa sempit

Engkau bukakan jalan sedikit demi sedikit

Kutapaki dengan sabar dan yakin

Karena Engkau sebaik-baik Pemberi


Rezeki-Mu luas tak berbatas

Datang indah atas izin-Mu

Halal, berkah, menenangkan hati

Kusambut dengan syukur setiap hari


Ya Hannan...

Ya Mannan...

Ya Fattah...

Ya Razzaq...

Ya Ghani...

Ya Mughni...


Bukakan pintu-pintu kebaikan

Yang tak pernah kuduga sebelumnya

Cukupkan segala kebutuhanku

Dengan karunia-Mu yang mulia


Takkan lelah aku berikhtiar

Takkan lelah aku berharap

Karena bersama-Mu tak ada yang sia-sia

Setiap langkah bernilai ibadah


Allahumma ikfini bihalalika 'an haramika

Wa aghnini bifadhlika 'amman siwak


Rabbi inni lima anzalta ilayya

Min khairin faqir...


Allahumma sugeh...

Allahumma sehat...

Allahumma bahagia...

Allahumma sukses...


Alhamdulillah...

Alhamdulillah...

Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin...

Lirik dan Ciptaan: Ana Restuningtyas
Channel: Langit di Dada
© 2026 Langit Didada. All Rights Reserved.

→ Lihat Video


MELANGKAH LAGI | Official Lyric Video - Langit Didada

Hari baru kembali menyapa

Kubuka langkah dengan bismillah

Tak kutahu apa yang menanti

Namun kupercaya Allah menemani


Bukan hidup tanpa air mata

Bukan jalan tanpa cerita

Namun selama hati berserah

Tak ada langkah yang sia-sia


Saat lelah menghampiri diri

Kuingat janji-Mu setiap hari


Melangkah lagi... bersama Allah

Takkan berhenti mengejar berkah

Rezeki halal telah Kau sediakan

Aku yakin... Engkau cukupkan


Melangkah lagi... tanpa ragu

Kutitipkan semua hanya pada-Mu

Allahumma sugeh... di dalam doa

Aghnini bi fadhlika 'amman siwak


Kubangun mimpi sedikit demi sedikit

Dengan sabar dan penuh ikhtiar

Tak kuukur hidup dari manusia

Cukuplah ridha-Mu menjadi tujuan


Walau jalanku tak selalu mudah

Harapanku tak pernah berubah

Karena kutahu di balik ujian

Selalu ada pintu pertolongan


Hari ini aku memilih bangkit

Hari ini aku memilih yakin

Hari ini aku memilih syukur

Sebab rahmat-Mu tak pernah gugur


Melangkah lagi... bersama Allah

Hatiku tenang dalam amanah

Apa pun yang datang menyapa

Kuucap Alhamdulillah


Melangkah lagi... hingga nanti

Menjemput mimpi yang Engkau redhoi


Rabbi inni lima anzalta ilayya

Min khairin faqir...

Lirik dan Ciptaan: Ana Restuningtyas
Channel: Langit di Dada
© 2026 Langit Didada. All Rights Reserved.


→ Lihat Video

BISMILLAH, SURVIVE | Official Lyric Video | Langit di Dada

Alhamdulillah...

Kini kututup lembar yang telah usai
Bukan akhir dari cerita
Namun awal langkah menuju ridha-Mu

Ya Allah...
Kuatkan kakiku menapaki hari
Apa pun takdir yang Engkau beri
Bismillah... aku bertahan
Bismillah... aku melangkah

Ajarkan aku mencintai diri
Menjaga amanah yang Kau titipkan
Jiwaku...
Hatiku...
Sehatku...
Semua hanya milik-Mu

Allahumma sugeh...
Limpahkan rezeki-Mu yang halal dan berkah
Allahumma duit okeh...
Cukupkan hidupku untuk berbagi

Allahumma sehat...
Kuatkan tubuh dan setiap ikhtiarku
Allahumma bahagia...
Bahagia karena dekat kepada-Mu

Bismillah...
Aku survive bersama-Mu

Aku ingin berkarya tanpa lelah
Menjadi manfaat bagi sesama
Menghidupkan yayasan dengan cinta
Menjadi jalan rezeki bagi sesama

Bila rezeki datang
Kuucap syukur
Bila tertunda
Kuucap sabar

Karena Kau...
Tak pernah meninggalkan hamba-Mu

Allahumma sukses...
Berkahi setiap karya dan langkahku
Jadikan hidupku cahaya
Untuk keluarga...
Untuk sesama...
Untuk agama...

Aghnini bi fadhlika 'amman siwak...

Allahumma sugeh...
Allahumma duit okeh...
Allahumma sehat...
Allahumma bahagia...
Allahumma sukses...

Ya Allah...
Semua hanya karena-Mu

Innasholati...
Wanusuki...
Wamahyaya...
Wamamati...

Lillahi Rabbil 'Alamin...

Bismillah...
Aku survive.


Lirik dan Ciptaan: Ana Restuningtyas
Channel: Langit di Dada
© 2026 Langit Didada. All Rights Reserved.



LANGIT DI DADA | Official Lyric Video

LANGIT DI DADA

Lirik & Ciptaan: Ana Restuningtyas


Tak semua jalan mudah kulalui

Tak semua mimpi hadir seperti yang kuingini

Namun kupercaya di setiap cerita

Allah selalu menjaga langkah hamba-Nya


Meski roda menjadi teman perjalanan

Tak menghalangi luasnya harapan

Kutulis doa di setiap karya

Menitipkan cahaya untuk sesama


Karena ada langit di dada

Tempat kusimpan doa-doa

Saat dunia terasa lelah

Allah selalu ada


Karena ada langit di dada

Tempat harapan tetap menyala

Apa pun yang datang menyapa

Kuucap Alhamdulillah


Malam-malam panjang jadi saksi

Air mata berubah menjadi syukur di hati

Kutemukan arti hidup yang nyata

Menjadi manfaat walau sederhana


Jika rezeki belum juga tiba

Aku percaya Allah Maha Kaya

Selama hati tetap bersama-Nya

Tak ada yang sia-sia


Karena ada langit di dada

Tempat kusimpan doa-doa

Saat dunia terasa lelah

Allah selalu ada


Karena ada langit di dada

Tempat harapan tetap menyala

Apa pun yang datang menyapa

Kuucap Alhamdulillah


Bukan tentang kuatnya diriku

Tapi kuatnya pertolongan-Mu

Bukan tentang langkah yang sempurna

Tapi tentang cinta-Mu yang selalu ada


Karena ada langit di dada

Tempat kusebut nama-Mu selalu

Dalam sujud dan setiap doa

Kuserahkan hidupku


Karena ada langit di dada

Hingga akhir usia tiba

Innasholati wanusuki

Lillahi Ta'ala...