Ketika Aku Lelah, Aku Memilih Bersandar kepada Allah
Bismillahirrahmanirrahim...
Ada hari-hari ketika aku merasa kuat.
Namun ada juga hari ketika aku hanya mampu berkata,
"Ya Allah... aku capek."
Bukan karena aku tidak mencintai amanah ini.
Justru karena aku sangat mencintainya.
Sejak tahun 2017, Allah mengizinkanku membersamai perjalanan LKSA Peduli Sahabat Batang.
Tahun demi tahun berlalu.
Alhamdulillah, pada tahun 2023 Allah menghadiahkan akreditasi dengan nilai A.
Sebuah nikmat yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya.
Namun perjalanan belum selesai.
Masih banyak langkah yang harus ditempuh.
Masih banyak anak-anak yang menunggu untuk dipeluk dengan kasih sayang.
Masih banyak doa yang terus kulangitkan.
Sering kali orang hanya melihat dokumentasi.
Mereka melihat senyum anak-anak.
Melihat amplop yang diserahkan.
Melihat foto-foto yang dibagikan setiap Jumat.
Padahal, di balik setiap foto itu ada doa-doa yang tidak terlihat.
Ada harapan yang terus dipanjatkan.
Ada air mata yang hanya Allah yang mengetahuinya.
Ada malam-malam ketika aku bertanya dalam hati,
"Ya Allah... sanggupkah aku menjaga amanah ini?"
Aku bukan orang yang paling kuat.
Aku juga pernah merasa lelah.
Pernah merasa berjalan sendirian.
Pernah berpikir, bagaimana jika aku berhenti saja?
Namun setiap kali hati mulai melemah, Allah selalu menguatkanku dengan cara-Nya.
Kadang melalui senyum seorang anak.
Kadang melalui doa seorang dermawan.
Kadang melalui orang-orang yang mengingatkanku agar tetap berharap kepada-Nya.
Hingga akhirnya aku mengenal sebuah doa yang begitu sederhana.
Namun terasa sangat dalam maknanya.
اللهم أعني على هذه الأمانة
Allahumma a'inni 'ala hadzihil amanah.
"Ya Allah, tolonglah aku dalam memikul amanah ini."
Sejak saat itu, aku menyadari sesuatu.
Ternyata yang kubutuhkan bukan hanya tambahan rezeki.
Bukan hanya tambahan tenaga.
Tetapi yang paling kubutuhkan adalah pertolongan Allah.
Karena tanpa pertolongan-Nya, sekuat apa pun aku, suatu hari pasti akan lelah.
Hari ini aku tidak ingin meminta kepada Allah agar semua jalan menjadi mudah.
Aku hanya memohon,
"Ya Allah... jangan lepaskan tangan-Mu dari langkahku."
Jika suatu hari aku kembali lelah...
Kuatkan aku.
Jika suatu hari aku kembali menangis...
Tenangkan aku.
Jika suatu hari aku merasa berjalan sendiri...
Ingatkan aku bahwa Engkau selalu bersamaku.
Karena aku percaya...
Amanah ini bukan milikku.
Ini adalah titipan-Mu.
Dan hanya dengan pertolongan-Mu aku mampu menjaganya.
Untuk siapa pun yang sedang memikul amanah...
Entah sebagai orang tua.
Guru.
Relawan.
Pengurus yayasan.
Atau siapa saja yang sedang berjuang dalam kebaikan.
Izinkan aku berbagi doa yang kini menjadi teman perjalananku.
Allahumma a'inni 'ala hadzihil amanah.
"Ya Allah, tolonglah aku dalam memikul amanah ini."
Sesederhana itu.
Namun semoga doa ini menjadi pengingat bahwa kita tidak pernah benar-benar sendirian.
Selama masih ada Allah yang membersamai setiap langkah.
Ya Allah... Engkau yang telah mempercayakan amanah ini kepadaku. Jangan biarkan aku mengandalkan kekuatanku sendiri. Tolonglah aku ketika lelah. Teguhkan aku ketika goyah. Lapangkan rezeki agar aku dapat terus berbagi. Hadirkan orang-orang yang mau berjalan bersama dalam kebaikan. Jagalah hatiku agar tetap ikhlas, rendah hati, dan istiqamah hingga akhir hayat. Jika suatu hari nanti Engkau mengabulkan doa-doaku, jadikan semua itu bukan untuk kebanggaanku, tetapi agar semakin banyak anak-anak yang merasakan kasih sayang dan pertolongan-Mu.
Allahumma a'inni 'ala hadzihil amanah.
Allahumma sehat.
Allahumma sugeh.
Allahumma duit okeh.
Aamiin ya Mujibassailin.
Aku tidak tahu sampai kapan Allah mengizinkanku berjalan.
Tetapi selama masih diberi kesempatan, aku ingin terus melangkah.
Bukan karena aku merasa mampu.
Melainkan karena setiap kali aku hampir menyerah, selalu ada doa yang menguatkanku.
"Allahumma a'inni 'ala hadzihil amanah."
Dan semoga, ketika suatu hari nanti perjalanan ini selesai, aku dapat menghadap Allah dengan hati yang tenang seraya berkata,
"Ya Allah... aku sudah berusaha menjaga amanah yang Engkau titipkan kepadaku. Selebihnya, semua karena pertolongan-Mu."




















