HANYA AKU DAN AMALKU
RETAK JANJI
Di pertemukan oleh semesta
Di luar negara
tanpa sengaja
Perkenalan singkat
antara aku dan dia
lelaki yang ingin
meminangku dengan segera
Dalam hitungan
bulan segera di gelar
Perjanjian abadi
sehidup semati
Dengan melalui
beberapa ritual pernikahan
Kami lewati
dengan senang hati
Perjalanan cinta
kami sangat berarti
Impian bersama
mengarungi bahtera rumah tangga
Hingga datang petaka
Tragedi yang
menjadikanku sebagai wanita tak sempurna
Mungkin sudah
menjadi ketetapanNya
Ikatan suci retak
seketika
Dari waktu ke waktu
luka ini semakin menganga
JEJAK YANG TERTINGGAL
Perpisahan adalah angin yang menggeser waktu,
Kadang perlahan, kadang tiba-tiba tanpa aba-aba.
Ia hadir di pintu rumah yang terbuka,
Di genggaman tangan yang mulai lepas,
Di tatapan yang bertahan, sebelum akhirnya berlalu.
Anak melangkah, menjelajahi dunia,
Meninggalkan pelukan yang dulu menjadi rumah.
Sekolah usai, teman-teman berpencar,
Tertawa yang biasa kini hanya gema dalam kenangan.
Kadang, perpisahan tak memberi kesempatan
Untuk satu pelukan terakhir,
Hanya bisikan doa yang mengantar,
Saat seseorang berpulang ke keabadian.
Namun dari setiap yang pergi, Ada jejak yang tertinggal,
Cinta yang tak hilang meski ruang berubah,
Nama yang tetap disebut meski suara menghilang,
Kisah yang abadi dalam hati mereka yang ditinggalkan.
Karena perpisahan bukan tentang kehilangan semata,
Tapi tentang bagaimana cinta terus bertahan,
Melewati batas waktu, ruang, dan kehidupa




