Tuan,
Di antara jarak yang tak selalu ramah
Aku titipkan rindu dalam doa yang tak lelah.
Bukan tentang pertemuan yang kupinta tiap detik,
Melainkan hatimu yang tetap berpihak padaku — meski dalam sunyi yang tak terusik.
Aku tak meminta dunia,
Hanya ingin jadi alas letihmu saat segala terasa hampa.
Tak perlu janji yang membuncah,
Cukup kepercayaan yang tak mudah goyah.
Tuan,
Jika malam datang menggiring sepi,
Percayalah, aku masih di sini.
Menjaga rasa,
Menjaga nama.
Cinta ini bukan bara yang membakar,
Tapi pelita kecil yang sabar.
Tak silau, tak padam,
Hanya ingin tumbuh dalam diam.
Dan bila langkahmu mulai letih melawan dunia,
Ingatlah ..aku ada,
Sebagai tempat pulang yang tak pernah bertanya,
"Hari ini kau milik siapa?"
