Perpisahan Bukan Akhir Segalanya

 Perpisahan bukan hanya kisah dua insan,

Bukan semata tentang cinta yang tertinggal di jalan.

Tapi tentang anak yang pamit pada peluk ibu,

Mengejar mimpi di negeri yang jauh dan baru.


Tentang ayah yang sembunyikan rindu,

Saat melepas buah hati ke pesantren nan syahdu.

Tentang senyuman yang disisipi air mata,

Karena jarak akan menguji makna setia.


Kadang perpisahan hadir tanpa dendam,

Hanya karena waktu dan takdir yang menyulam.

Kita belajar merelakan dalam diam,

Percaya bahwa doa bisa menembus awan kelam.


Ada pula perpisahan paling sunyi,

Saat ajal datang tak bisa ditawar lagi.

Tak ada janji untuk kembali,

hanya kenangan yang tinggal abadi.


Namun tenanglah, wahai hati,

Perpisahan hanyalah bagian dari perjalanan ini.

Karena di setiap akhir, selalu ada awal baru,

Dan cinta yang tulus tak pernah benar-benar berlalu.


LEPASKAN YANG MELUKAI

Jangan selalu ingin tahu tentang dia,  

bila jawabannya hanya serpihan luka.  

Bila setiap bisikan tentangnya  

menjadi duri yang merobek tenangmu.  


Biarkan waktu merawat jarak,  

bebaskan pikiranmu dari bayangan yang tak kembali.  

Jaga hatimu dari ingatan yang tak ingin sembuh,  

jaga kesehatan jiwamu, karena kamu berharga.  


Luka bukan tak bisa hilang,  

ia hanya butuh ruang untuk bernapas,  

butuh kasih yang tak mengikat masa lalu,  

agar esok bisa kau sambut dengan utuh.