Selamat datang, Juni yang manis,
Langkahmu lembut, membawa kisah baru yang realistis.
Setelah hujan di bulan lalu reda,
Kini harapan tumbuh, menjulang ke udara.
Juni, engkau bagai senyum pagi,
Hangat menyentuh hati yang sempat letih berdiri.
Bersamamu, kami belajar lagi,
Tentang sabar, syukur, dan berani menapaki.
Mentari lebih lama bersinar,
Langit cerah, semangat pun mengalir deras tak gentar.
Bulan keenam—tanda pertengahan jalan,
Tapi langkah kami tak akan perlahan.
Juni, tuntun kami dalam doa-doa,
Dalam usaha yang tak pernah sia-sia.
Biar sedikit, asal terus melaju,
Menuju kebaikan, menuju restu.
Selamat datang, Juni penuh harapan,
Mari menulis cerita yang penuh kebaikan.
Dengan cinta, doa, dan hati yang bersih,
Insyaa Alloh, segalanya terasa lebih indah dan berseri.









.jpeg)

















.png)
.png)











