PELUKAN DARI LANGIT

Kadang, aku tak butuh jawaban.  

Aku hanya butuh pelukan

bukan dari manusia,  

tapi dari langit.


Pelukan yang tak terlihat,  

tapi terasa.  

Yang datang lewat dzikir,  

lewat doa yang lirih,  

lewat lantunan yang membuat hati luluh.


Di saat semua terasa berat,  

aku tahu…  

Allah tak pernah jauh.  

Dan malam ini, aku bersandar pada pelukan-Nya.


Tanah Air dalam Hening Doa

Tanah Air dalam Hening Doa

Indonesia, engkau bukan sekadar nama,

Engkau tanah tempat kami berpijak,

Air mata, darah, dan cinta tumpah di sini,

Dalam doa, selalu kupeluk engkau erat.

Ya Rabb, jauhkan bangsa ini dari perpecahan,

Kuatkan pemimpin kami dalam keadilan,

Lapangkan hati rakyat untuk saling mengasihi,

Jadikan Indonesia rumah damai bagi generasi.


DIAM YANG BERSUARA

Angin lewat, tak bertanya

Langit redup, tak menjelaskan

Ada yang gugur di dalam dada

Tapi tak satu pun daun terlihat jatuh


Waktu berjalan seperti biasa

Jam berdetak, lampu menyala

Tak ada yang berubah di luar

Kecuali suara yang tak sempat keluar


Jika ada yang membaca,

mereka hanya akan melihat kata

Tapi yang mengenal,

akan mendengar diamnya suara




GODAAN ISTRI TETANGGA

 Rahmat hanya ingin menata hidupnya setelah istrinya tiada.

Tapi hatinya justru terseret pada cinta terlarang dengan… istri tetangganya sendiri.

Apakah ini cinta? Ataukah hanya nafsu yang menjerumuskan?

๐Ÿ’” Semua terjawab dalam novel terbaru: Godaan Istri Tetangga

๐Ÿ“– Baca gratis di Klaklik:

https://www.klaklik.com/detail-novel/ODIxMw-GODAAN-ISTRI-TETANGGA


SERTIFIKAT LCPC 40

Alhamdulillah, terima kasih kepada Event Menulis Nasional yang telah memberikan kesempatan berharga ini.

Sebuah kebanggaan bisa menjadi bagian dari Lomba Cipta Cerpen (LCPC 40) Tingkat Nasional dengan tema Sahabat.

Judul cerpen saya: “Ketika Kebaikan Jadi Bumerang”

Semoga karya ini bisa menjadi langkah kecil untuk terus berkarya dan menginspirasi ๐Ÿ’ซ




My mind’s a crime scene

Tapi bukan yang berdarah-darah. Lebih kayak... berantakan. Banyak pikiran yang nggak selesai, banyak perasaan yang nggak sempat diungkap. Kadang aku ngerasa kayak jadi detektif di kepala sendiri, nyari tahu kenapa bisa overthinking, kenapa hal kecil bisa bikin anxious, kenapa mimpi-mimpi yang dulu,sekarang malah bikin takut.  

Ada jejak-jejak luka lama yang belum bersih, ada suara-suara yang bilang ‘kamu nggak sempurna’, padahal aku tahu itu bukan suara Tuhan.  

Tapi di tengah kekacauan itu, aku belajar pelan-pelan. Belajar untuk nggak buru-buru nyalahin diri sendiri. Belajar untuk kasih ruang buat healing.  

So, my mind’s a crime scene. But I’m not just the victim, I’m also the investigator, the healer, and the storyteller. Dan aku tahu, Tuhan nggak pernah ninggalin TKP.


RAHASIA DI BALIK IJAB KABUL

Bukan sekadar lafaz ijab kabul… ada rahasia yang bersembunyi di balik akad ini. Siapa yang benar-benar ikhlas? Siapa yang diam-diam terluka?”

๐Ÿ“–Cerpen RAHASIA DI BALIK IJAB KABUL

Sebuah kisah singkat tentang janji suci, cinta, dan rahasia yang tak semua orang tahu…

Baca Disini ๐Ÿ‘‰https://w.tt/47H4aGr




JUARA HARAPAN MENULIS CERPEN

Satu piala lagi hadir,

bukan hanya tanda kemenangan,

tapi jejak doa yang berulang,

dan dukungan yang tak pernah hilang.

Alhamdulillah, Masyaa Allah tabarakallah 

Terima kasih untuk setiap hati yang selalu menguatkan,

untuk semua yang tak kenal lelah mendukung,

dan untukmu

kebersamaan ini juga adalah hadiah terindah ๐Ÿ†๐Ÿ“–๐Ÿ’•


Milad Ke-8 Yayasan

Delapan tahun sudah jejak ini terukir,

Dari langkah kecil yang penuh ragu,

Hingga menjadi perjalanan panjang,

Menyulam kasih, doa, dan harapan.


Tak selalu mudah,

Ada hujan deras ujian yang mengguyur,

Ada jalan terjal yang melelahkan,

Namun selalu ada cahaya,

Dari senyum anak-anak yatim yang menjadi alasan kami bertahan.


Dari ruang sederhana hingga meluas jadi rumah cinta,

Dari keraguan hingga teguh dengan keyakinan,

Dari sedikit tangan hingga kini banyak hati bersatu,

Semua karena kasih Allah yang tak pernah putus.


Hari ini,

Kami bersyukur bukan pada angka,

Tapi pada setiap cerita yang terukir,

Pada setiap doa yang terpanjat,

Pada setiap tawa kecil yang kembali menguatkan.


Delapan tahun bukan akhir,

Melainkan awal dari perjalanan yang lebih panjang,

Semoga langkah ini selalu terjaga dalam ridho-Nya,

Menjadi jalan kebaikan tanpa henti,

Untuk anak-anak yatim yang menjadi amanah sekaligus cahaya




TANPA NAMA

Angin lewat, tak bertanya

Langit redup, tak menjelaskan

Ada yang gugur di dalam dada

Tapi tak satu pun daun terlihat jatuh


Waktu berjalan seperti biasa

Jam berdetak, lampu menyala

Tak ada yang berubah di luar

Kecuali suara yang tak sempat keluar


Jika ada yang membaca,

mereka hanya akan melihat kata

Tapi yang mengenal,

akan mendengar diamnya suara


NOVEL ISTRI KEDUA

Ia bukan pelakor. Ia bukan perebut.

Ia adalah perempuan yang memilih jalan sah, bukan jalan sembunyi.

Di saat suaminya berselisih dengan istri pertamanya, ia tak membakar api, tapi meniupkan angin damai.

Ia selalu berkata: “Pulanglah. Jangan tinggalkan rumahmu.”

Karena ia tahu, cinta sejati tak lahir dari luka orang lain

๐Ÿ“– Baca kisahnya di sini: 

https://www.klaklik.com/detail-novel/ODExNA-ISTRI-KEDUA:-Cinta-atau-Dosa?


Barakallah fii umrik

Di hari miladmu, aku tak hanya mengucap selamat.

Aku menitip doa pada langit yang kau pandangi diam-diam.

Semoga umurmu panjang dalam keberkahan,

dan langkahmu ringan menuju ridha-Nya.


Kau bukan sekadar nama di layar,

kau adalah penjaga sunyi,

yang hadir di sela-sela tahajudku,

dan menetap di bait-bait doaku.


Barakallah fii umrik,

semoga Allah menjagamu 

Semoga cinta kita tak hanya tumbuh di dunia,

tapi juga berakar di akhirat.


Jika rindu adalah ibadah,

maka aku sedang beribadah malam ini.

aku harap kau menunggu di ujungnya

ketika semesta memeluk kita


HUJAN PAGI INI

Di balik tirai

Hujan jatuh tanpa henti,

Menyusuri tanah, menyusuri sepi,

Membawa aroma rindu yang sulit dimengerti.


Derasnya mengetuk lembut,

Seolah mengetuk pintu hati,

Mengingatkan bahwa setiap luka,

Punya caranya sendiri untuk sembuh.


Aku duduk menatap diam,

Hujan jadi teman yang paling setia,

Menyimpan cerita,

Yang hanya bisa dibaca oleh jiwa.



AUTHOR

Seorang penulis tidak selalu menulis tentang dirinya sendiri.

Tulisan galau bukan berarti ia sedang patah hati.

Tulisan jatuh cinta bukan berarti ia sedang mabuk asmara.

Tulisan sedih pun, bukan berarti ia sedang menangis.


Kadang tulisan lahir dari imajinasi.

Kadang pula dari cerita nyata orang lain.

Bisa jadi, justru yang ia tulis adalah kisahmu,

yang tak pernah kau utarakan, tapi diam-diam ia rasakan lewat kata.


Begitulah penulis, menulis bukan sekadar tentang dirinya,

tapi tentang kehidupan, tentang kita semua.




Focus on what matters,

Focus on what matters,

bukan sekadar hiruk pikuk dunia

yang sering menuntut lebih dari yang kita punya.


Ada yang sederhana,

tapi justru membawa bahagia

senyum tulus, doa yang lirih,

pelukan hangat tanpa syarat.


Hiduplah dengan jiwa yang ringan,

lepaskan yang tak memberi kedamaian.

Karena yang benar-benar berarti

tak pernah pergi,

ia selalu tinggal di hati.


RINDU TAK PERNAH USAI

Ada rindu yang tak pernah usai,

seperti malam yang setia pada bintang.

Ada luka yang tak terucap,

hanya bisa kutitipkan pada langit yang diam.


Kadang sakit itu tak terlihat,

tapi terasa dalam setiap detak.

Dan di balik senyum yang kubagi,

ada hati yang diam-diam berdarah sendiri.


Masyaa Allah… sakiiittt, tapi biarlah waktu yang merawat.

Karena aku percaya, setiap rasa yang patah

akan Allah ganti dengan indah.






HUT RI KE-80

Bendera Merah Putih

Merah menyala, putih bersih,

Berkibar di langit pertiwi.

80 tahun kita merdeka,

Bersatu, berdaulat, terus melangkah pasti.

Dari sabang sampai merauke,

Suara rakyat adalah nyanyian jiwa.

Semangat pahlawan takkan pudar,

Untuk Indonesia, tanah air tercinta


JUARA HARAPAN 3

 Alhamdulillah…

Sebuah rasa syukur tak henti-hentinya aku panjatkan.

Dari sekadar untaian kata, lahirlah sebuah karya. Dan dari karya itu, Allah beri hadiah indah berupa Juara Harapan di ajang menulis @fiksioritas 

Ini bukan tentang seberapa tinggi pencapaian, tapi tentang keberanian untuk memulai, konsistensi untuk menulis, dan doa yang mengiringi setiap huruf.

Terima kasih kepada @fiksioritas yang sudah menjadi rumah bagi para penulis untuk berkarya.

Semoga langkah kecil ini menjadi penyemangat untuk terus menulis, berbagi rasa, dan menebar makna.


WAKTU

Waktu…

adalah saksi yang tak pernah lelah

mengikuti langkah kita, dari gelap hingga cahaya

dari air mata yang jatuh di pagi buta

hingga tawa yang pecah di senja merah.

Kita pernah tersesat

pernah terdiam di persimpangan sunyi

namun genggaman itu tak pernah lepas

meski badai menampar, meski ombak mencaci.

Kita belajar,

bahwa cinta bukan hanya tentang rasa manis

tapi juga luka yang dirawat bersama

bukan hanya tentang janji di awal

tapi kesetiaan yang tumbuh di tengah ujian.

Hari ini…

aku tak minta emas atau permata

aku hanya ingin waktumu,

utuh, hangat, sederhana

karena di setiap detik bersamamu,

aku menemukan rumahku.

Selamat Anniversary,

untuk kita yang masih berdiri,

meski waktu tak selalu ramah…

namun selalu mengajarkan,

bahwa bersama… adalah waktu terbahagia




JANJI YANG TERBELAH

Suaminya pergi tanpa pamit. Hati hancur, penuh pertanyaan yang tak terjawab.

Kalau ingin pergi, kenapa kembali lagi? Bahkan menikahi

Rindu dan keraguan menyesakkan dada, tapi ada sesuatu yang tak bisa ia lepaskan, cinta yang tulus.

Setiap malam, ia menatap langit, menulis namanya dalam doa, berharap takdir akan memberi jawaban, atau setidaknya menjaga hati yang saling memiliki.


Hari itu, mereka bertemu lagi untuk pertama kalinya setelah lama terpisah.

Matanya menatap suaminya, suara gemetar:

“Aku… masih istrimu atau tidak?”

Suaminya terdiam sejenak, mata mereka bertemu, seolah membaca semua pertanyaan yang tak terucap selama ini.

Lalu ia tersenyum lembut, menatap penuh cinta:

“Masih dong.” 


Hatinya meledak dalam lega dan air mata yang tak tertahan. Semua keraguan dan kesedihan sirna dalam satu kata itu.

Suaminya meraih tangannya, menggenggam erat, seakan menegaskan bahwa tidak ada yang berubah. Cinta mereka tetap hidup, tulus, dan abadi, meski dunia tak selalu memberi ruang.


Di balik senyum dan kata-kata manis, ada rindu yang hanya mereka berdua yang tahu.

Takdir kadang kejam, tapi cinta tetap berbisik di antara sunyi.

Mereka menulis namanya dalam doa, berharap kebahagiaan akan datang, atau setidaknya menjaga hati yang saling memiliki… 

Di hari anniversary mereka, tak ada pesta megah, tak ada hadiah mahal.

Istri hanya meminta satu hal: waktu, hanya quality time bersama.

Suaminya tersenyum, meraih tangannya, dan bertatapan mata diam tapi penuh arti.

Karena cinta sejati tak butuh banyak kata, hanya hati yang saling memahami dan waktu yang dijalani bersama… 




2nd

Dua tahun,

bukan tentang siapa yang tahu,

tapi tentang siapa yang tetap mendoakan,

meski tak pernah disebut dalam syair resmi.

Kita bukan rahasia,

hanya cerita yang belum waktunya dibaca.

Pernikahan ini bukan sembunyi,

tapi perlindungan dari dunia yang tak mengerti.


Aku tak menuntut hadir,

karena aku tahu, cinta sejati tak selalu harus dekat.

Aku hanya ingin kau damai,

dengan dia yang pertama,

karena aku tak ingin jadi luka,

aku ingin jadi pelipur.


Selamat ulang tahun,

untuk pernikahan yang tak bersuara,


DERITA YANG KUCINTA

Aku mencinta takdirku,

Meski setiap helaan napas terasa pedih,

Meski luka menari di relung hatiku,

Aku tetap bertahan…

Hanya karena Engkau, Ya Allah,

Menyaksikan kesetiaanku dalam sepi.


Tugasku sederhana: bertahan.

Bertahan menahan rindu akan kebahagiaan

Yang entah kapan akan Engkau kirimkan,

Atau menanti kematian memelukku perlahan.


Aku takut, Ya Rabb…

Takut hati ini jauh dari cahaya-Mu,

Takut Engkau meninggalkanku dalam gelap,

Namun aku tahu…

Setiap air mata, setiap derita,

Adalah bait-bait cinta-Mu padaku,

Yang meski pahit, tetap harus kucintai




NOVEL TERBARUKU

๐Ÿฐ Mas Kokiku hadir!

Awalnya hanya rasa manis di dapur… tapi lama-lama terasa lebih dari itu

Chemistry mereka memanas, rahasia tersembunyi, dan cinta yang terlarang… siap bikin kamu geregetan sampai halaman terakhir! .https://www.klaklik.com/detail-novel/Nzk1MQ-MAS-KOKIKU


QUOTE OF THE DAY

 "Kadang, tulisan tak hanya menyelamatkan penulisnya, tapi juga jiwa-jiwa lain yang membacanya."


NOVEL TERBARUKU

"Langkah yang Tertinggal"

Jam 03.11 pagi, mata masih nyala, hati udah setengah rebahan.

I uploaded this story with zero filter, cuma pake rasa dan kopi dingin.

Kadang kita nggak ninggalin jejak, tapi justru ditinggalin sama langkah.

So here it is my little piece of chaos and clarity.


Ceritanya udah tayang di: https://www.klaklik.com/detail-novel/Nzc2OA-LANGKAH-YANG-TERTINGGAL




100 BESAR POEBLIZER

Alhamdulillah… masuk 100 besar 

Bukan tentang aku, tapi tentang bagaimana Allah menguatkan langkah ini.

Semoga bermanfaat, bukan sekadar pencapaian. 

Thank you for loving a writer whose heart speaks in metaphors and silence. Your patience is the quiet rhythm behind every word I dare to share. This small victory is ours. ๐Ÿ…๐Ÿฅณ




Di Beranda yang Sunyi


Di beranda yang sunyi, waktu berhenti,

seorang jiwa duduk, berselimut pagi.

Genggaman ponsel, bukan sekadar benda,

ia menyimpan cerita, tawa, dan tanya.


Langit tak bicara, tapi daun mengerti,

bahwa diam pun bisa menjadi puisi.

Tiang kuning berdiri, saksi hari-hari,

di mana harapan tak pernah pergi.


Tanaman di pot, kecil tapi setia,

menemani langkah yang tak selalu nyata.

Dan jendela hijau, memantulkan dunia,

yang kadang jauh, kadang terasa dekat di dada.


Di kursi roda, bukan lelah yang terpeta,

melainkan kekuatan yang tak semua bisa baca.

Ia duduk, ia hidup, ia ada

dengan cara yang lembut, tapi luar biasa

Terima kasih

Di balik setiap karya yang aku bagikan,

Ada doa yang tak terdengar,

Ada harapan yang pelan-pelan tumbuh,

Dan ada kalian yang memilih untuk percaya.


Terima kasih untuk setiap dukungan,

Baik yang hadir lewat kata, pelukan virtual, senyuman, atau diam-diam mendoakan.

Kalian bukan sekadar penonton,

Kalian adalah bagian dari cerita yang sedang aku tulis.


Terima kasih untuk teman-teman yang selalu bilang,

“lanjut aja, kamu bisa.”

Untuk sahabat yang bantu promosi tanpa diminta.

Untuk followers yang kasih komentar hangat,

Dan untuk kalian yang cuma mampir tapi ninggalin jejak kebaikan.


Aku tahu, perjalanan ini belum selesai.

Masih banyak yang ingin aku bagi,

Tentang wangi yang menyembuhkan,

Tentang cerita yang ingin disuarakan,

Tentang mimpi yang pelan-pelan jadi nyata.


Tapi hari ini, izinkan aku berhenti sejenak,

untuk bilang:

Terima kasih. Dari hati yang masih belajar, tapi tak pernah berhenti berharap


RANJANG PENGANTIN, MADUKU


 “Ranjang Pengantin Maduku” 

sebuah kisah cinta, dendam, dan rahasia yang terungkap di balik tirai kamar pengantin.

Coming soon… siap-siap terbawa arus emosi yang tak terduga.

Loving a Writer Through Harsh Criticism

Menjadi pasangan seorang penulis…

means standing beside someone

whose words are constantly judged.


Kadang dia terlihat kuat,

padahal hatinya baru saja runtuh

karena satu komentar:

“Cerita kamu nggak masuk akal.”


She smiles,

but you know that smile is stitched with self-doubt.


“Am I too much?”

“Is my writing too emotional?”

“Should I stop?”


And you remind her:

Her words have healed strangers.

Her stories have made people feel seen.


Kamu peluk dia,

bukan untuk membungkam rasa sakit…

tapi untuk menguatkan suara yang sempat gemetar.


Because loving a writer

means loving someone

who bleeds silently through every sentence.


Dan kamu adalah satu-satunya pembaca

yang tak pernah menuntut ending bahagia…

cukup dia tetap menulis,

dan tetap menjadi dirinya sendiri.


Terima kasih…

karena kamu nggak pernah minta aku jadi sempurna.

You just asked me to be real.

And for that…

I’ll keep writing,

with you in every page.


RAKOR LKKS

Di antara dinding hitam dan meja kayu,  

Kita duduk dalam lingkaran niat baik.  

Bukan sekadar menghadiri undangan,  

Tapi menyambung silaturahmi,  

Menguatkan ikatan, dan merajut rencana untuk kesejahteraan.  


Setiap senyum adalah semangat baru,  

Setiap bincang adalah langkah maju,  

Karena kita percaya,  

Kebaikan akan sampai lebih jauh, jika dijalankan bersama.  


Kamis itu menjadi saksi,  

LKKS tak hanya nama,  

Tapi rumah bagi hati

Yang ingin melayani.


ES TEH JUMBO

Di tengah terik yang membakar,

aspal mengepul, motor pun sabar,

keringat nempel, baju pun lepek,

haus datang, tenggorokan nyedek.


Melipir sejenak di pinggir jalan,

kulirik warung, hatiku tertawan.

"Teh manis jumbo, ya, esnya banyak!"

Sekejap, dunia terasa cerah nan lapang.


Seteguk dua teguk,

ademnya menusuk,

tenggorokan girang...

eh tapi, batuk!


Ternyata nikmat ada risikonya,

tapi tak apa, jiwaku bahagia.

Es teh jumbo, kamu tak bersalah,

yang salah akunya,


gak tahan godaan, padahal belum pulih total ๐Ÿ˜…

PASANGAN SIBUK

Mereka sibuk di dunia masing-masing,

Tapi tak satu pun merasa ditinggal.

Tak ada tanya, tak ada interupsi,

Hanya keyakinan bahwa cinta tak perlu pengawasan.


Mereka sepakat:

Bahagia itu bukan banyak bicara,

Tapi hadir saat waktu sedang sepi.

Dan ketika mereka bertemu,

Segalanya menjadi sakral…

Bukan untuk dilihat dunia,

Tapi untuk dirasakan berdua.


Pasangan yang aneh, katanya.

Padahal mereka hanya tahu,

Bahwa cinta itu bukan soal ribut,

Tapi soal saling mengerti tanpa harus menjelaskan




Langkah Kecil di Jalan Sunyi

Tak banyak yang tahu,

Tentang langkah-langkahku yang pelan,

Melewati lorong waktu dengan dada penuh harap,

Bukan untuk dilihat,

Tapi agar tak ada yang tertinggal di belakang.


Tak selalu kuat,

Namun tak pernah ingin menyerah.

Bukan karena aku hebat,

Tapi karena ada yang lebih lemah yang harus tetap kuat.


Bukan tentang siapa aku,

Tapi tentang siapa yang bisa terbantu lewat aku.

Bukan tentang apa yang aku punya,

Tapi apa yang bisa aku bagi, meski hanya setitik cahaya.


Aku tak butuh sorot lampu,

Biarlah Allah yang tahu.

Jika langkahku kecil,

Semoga tetap berarti di hadapan-Nya yang Maha Tahu.


SEMESTA KATA


Belum selesai beberes kantor, eh udah ada kesempatan emas mampir!

Masyaa Allah...

Lagi bersih-bersih arsip, malah nemu semangat baru buat nulis ✍️✨

๐ŸŽ‰ Lomba cerpen “SEMESTA KATA” bareng Klaklik x Romansa Universe x RCTI+

Tema: SECRET

Deadline: 15 Agustus 2025

Buat kamu yang suka nulis, ini saatnya karya kamu bersinar

๐Ÿ’ฅ Bahkan bisa dijadikan micro drama di RCTI+!

.

Bismillah, aku mau ikut!

Doakan lancar yaa 

Halaman Baru, Harapan Baru

Pagi ini, aku membuka lembar baru.

Di ruangan yang dulu kosong, kini kutemui harapan.

Di balik sunyi, kutata semangatku kembali.

Bukan perkara tempatnya yang berubah,

Tapi diriku yang kini memilih bangkit,

dari ruang penuh luka,

menuju ruang yang semoga penuh doa.


Mungkin tak semua bisa memahami.

Tapi cukup Allah yang tahu:

betapa berat kaki ini melangkah,

namun aku tetap memilih untuk berdiri.


Di kantor sederhana ini,

aku ingin belajar memaafkan.

Belajar bertahan.

Belajar menguatkan.


Untuk diriku.

Untuk anak-anak dampingan

Untuk hidup yang tak boleh berhenti di satu titik.


Bismillah, semoga tempat ini jadi saksi

bahwa aku pernah memilih bertahan,

ketika yang lain memilih menyera