HUJAN PAGI INI

Di balik tirai

Hujan jatuh tanpa henti,

Menyusuri tanah, menyusuri sepi,

Membawa aroma rindu yang sulit dimengerti.


Derasnya mengetuk lembut,

Seolah mengetuk pintu hati,

Mengingatkan bahwa setiap luka,

Punya caranya sendiri untuk sembuh.


Aku duduk menatap diam,

Hujan jadi teman yang paling setia,

Menyimpan cerita,

Yang hanya bisa dibaca oleh jiwa.