LANGIT DIDADA

Tempat di mana kata-kata menjalin kisah tentang cinta, harapan, dan perjalanan batin. Setiap tulisan adalah refleksi dari kehidupan, dari lembutnya kerinduan hingga cahaya ikhlas yang menyelimuti hati. Di sini, kamu akan menemukan filosofi sederhana, puisi penuh makna, serta ilustrasi yang menggambarkan kebersamaan, kehangatan, dan ketulusan. Seperti senja yang merekam kenangan, setiap goresan hadir untuk mengajak merenung, bersyukur, dan merasakan keindahan dalam hal-hal kecil.

Setiap tulisan adalah cerminan perjalanan, pengalaman, dan hati yang ingin berbagi. Jika ada kisah yang terasa dekat, itu karena kehidupan sering membawa cerita yang serupa. Semoga setiap kata yang tertulis menghadirkan makna dan refleksi yang berharga.






MALAM NAN SYAHDU (1 RAJAB & 1 MASEHI)


Malam Rajab, hujan turun lembut,

Lampu mati, gelap menyelimuti.

Senter menyala, cahaya redup,

Shalawat terus, hati tenang.


Hujan membawa berkah,

Gelap membawa ketenangan.

Malam ini, hati mendekat,

Pada-Nya, segalanya berkah.


Aamiinn..


_Allohumma barik lana fî rajaba wasya‘bâna waballighna ramadhana_

MENYAMBUT BULAN RAJAB



Malam Rajab, malam berkah

Malam cinta, malam ampunan.

Bintang-bintang bersinar terang (kalau ga hujan)

Menyambut kehadiranmu, ya Rajab


Dengan hati bersuci, 

Kami menyambutmu, bulan mulia

Malam doa, malam istighfar, 

Malam memohon ampun dan rahmatNya


Rajab, bulan Alloh

Bulan kebijaksanaan dan kesabaran

Kami berharap keberkahan

Dalam setiap langkah dan niat


Ya Alloh, ampunilah kami

Dalam bulan Rajab ini

Berikanlah kami kesempatan berjumpa bulan Ramadhan.

Aamiinn 🤲


AKU DAN HUJAN


Aku dan hujan, dua jiwa yang berpadu,

Dalam ritme deras, hati yang terbuka.

Air mata langit,   menyiram bumi,

Membasuh jiwa, membersihkan hati.


Hujan mengguyur, aku menemukan kedamaian,

Dalam setiap tetes, ada pesan kehidupan.

Keheningan hujan, menghibur jiwa,

Membawa kenangan, menghidupkan mimpi.


Aku dan hujan, bersatu dalam melodi,

Harmoni alam, yang tak terpisahkan.

Dalam hujan, aku menemukan diri,

Mencari kebijaksanaan, merasakan kebahagiaan.


Ahad di akhir Tahun 2024

AKU DAN CORETAN HATIKU


Dua jiwa dalam satu hati

Bersatu dalam kata, tak terpisahkan lagi.

Setiap kalimat cerminan jiwa dalam mengalurkan pikiran ini.


Tangan ini menggoreskan cerita, 

Menghidupkan impian, mengejar mimpi.

Kata²ku bunga ditaman pikiran.

Mekar dengan cinta, bersemi dengan harapan.


Aku menulis karena aku merasakan.

Kata²ku bagian dari jiwaku

Tulisanku senjata melawan kesunyianku.


Terus menulis

Karena Tulisanku, jejakku di bumi ini.

Warisan kata, untukmu, untuk semua.


Rabu, penghujung tahun 

PEREMPUAN GAUL YANG TAAT



Di tengah gemerlap dunia yang megah,
Ia melangkah penuh maruah.
Gaya kekinian, tutur menawan,
Namun iman tetap jadi pegangan.

Tak gentar arus yang menggoda,
Tak silau kilau fana dunia.
Gaulnya santun, canda berfaedah,
Tak luntur akhlak dalam langkah.

Sami’na wa atho’na di hati tertanam,
Bukan sekadar lisan yang terucap pelan.
Taat bukan beban, tapi kebanggaan,
Syariat Allah, cahaya pegangan.

Dia teguh dalam prinsipnya,
Tersenyum ramah, tetap terjaga.
Gaul bukan alasan untuk lalai,
Karena ridha-Nya tujuan yang dicari.

Maka lihatlah, wahai dunia,
Seorang perempuan dengan cahaya jiwa.
Modern, cerdas, dan berdaya,
Namun tetap tunduk pada-Nya.