PEREMPUAN GAUL YANG TAAT



Di tengah gemerlap dunia yang megah,
Ia melangkah penuh maruah.
Gaya kekinian, tutur menawan,
Namun iman tetap jadi pegangan.

Tak gentar arus yang menggoda,
Tak silau kilau fana dunia.
Gaulnya santun, canda berfaedah,
Tak luntur akhlak dalam langkah.

Sami’na wa atho’na di hati tertanam,
Bukan sekadar lisan yang terucap pelan.
Taat bukan beban, tapi kebanggaan,
Syariat Allah, cahaya pegangan.

Dia teguh dalam prinsipnya,
Tersenyum ramah, tetap terjaga.
Gaul bukan alasan untuk lalai,
Karena ridha-Nya tujuan yang dicari.

Maka lihatlah, wahai dunia,
Seorang perempuan dengan cahaya jiwa.
Modern, cerdas, dan berdaya,
Namun tetap tunduk pada-Nya.