"Ya Allah, Engkau lebih tahu keadaanku daripada aku sendiri. Aku akan tetap berusaha semampuku. Tolong jangan biarkan rasa takut mengalahkan rasa percaya kepada-Mu."
Tampilkan postingan dengan label Doa Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa Islami. Tampilkan semua postingan
Ziarah di akhir Sya'ban
Di antara nisan yang diam,
kutapaki langkah penuh takzim, rumput hijau menunduk lembut, seakan ikut menjaga tidur panjangmu.
Kupeluk sunyi dengan doa, kutabur rindu di atas tanah basah, setiap helai bunga yang kuserakkan adalah bisikan cinta yang tak pernah padam.
Ibuk, di balik keheningan ini, aku masih mendengar suaramu menuntun dengan sabar, menyemai kekuatan dalam rapuhku.
Ziarah ini bukan sekadar singgah, ia adalah perjalanan hati yang kembali pulang kepada sumber kasih tak bertepi.
Semoga damai selalu menyelimuti, dan doa anak dan cucu-cucumu menjadi cahaya yang tak pernah padam di alam keabadianmu.
Allahummaghfirlahā warhamhā wa ‘āfihā wa‘fu ‘anhā
Label:
Al-Fatihah,
cahaya Ramadhan,
Doa Islami,
Doa untuk orang tua,
Kehidupan dan kematian,
Kisah keluarga,
LANGITDIDADA,
Puisi Islami,
Refleksi spiritual,
Renungan hati,
Ziarah
Langganan:
Postingan (Atom)

