Alhamdulillah.
Hari ini aku ingin berhenti sejenak, bukan untuk merayakan kemenangan, melainkan untuk bersyukur atas sebuah proses.
Target minimal 30 bab untuk naskah KLI 17 akhirnya tercapai.
Mungkin bagi sebagian orang, angka 30 bab adalah hal biasa. Namun bagiku, angka ini menyimpan banyak cerita. Ada rasa lelah, ada rasa ragu, ada hari-hari ketika ide terasa mengalir deras, dan ada hari-hari ketika aku hanya bisa menatap layar sambil berdoa agar Allah memudahkan langkah berikutnya.
Aku sadar bahwa perjalanan ini masih panjang.
Views ku masih jauh dibandingkan para penulis senior yang mengikuti kompetisi yang sama. Namun saya memilih untuk tidak menjadikan mereka sebagai pembanding yang melemahkan semangat.
Sebaliknya, aku memilih melihat mereka sebagai bukti bahwa sebuah perjalanan panjang memang mungkin ditempuh.
Jika mereka bisa sampai di titik itu, maka saya pun harus terus belajar, terus memperbaiki diri, dan terus melangkah.
Karena setiap penulis besar pun pernah memulai dari nol.
Melalui perjalanan menulis ini, aku belajar bahwa konsistensi jauh lebih penting daripada kesempurnaan.
Satu bab yang selesai lebih berharga daripada seratus rencana yang tidak pernah ditulis.
Satu langkah kecil lebih berarti daripada menunggu waktu yang dianggap sempurna.
Dan satu doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh sering kali mampu menguatkan hati ketika semangat mulai menurun.
Aku juga belajar bahwa hasil bukanlah wilayahku.
Tugasku hanyalah berikhtiar.
Menulis sebaik mungkin.
Mengunggah sebaik mungkin.
Belajar sebaik mungkin.
Sedangkan hasil akhirnya adalah hak Allah semata.
Karena itu hari ini aku tidak ingin terlalu sibuk memikirkan peringkat, jumlah views, atau hasil kompetisi.
Aku hanya ingin bersyukur.
Bersyukur karena Allah masih memberi kesehatan.
Bersyukur karena Allah masih memberi kesempatan untuk belajar.
Bersyukur karena Allah masih mengizinkan saya menyelesaikan target yang dulu terasa begitu berat.
Dan saya ingin menyimpan tulisan ini sebagai pengingat.
Kelak ketika semangat menurun.
Kelak ketika merasa tertinggal dari orang lain.
Kelak ketika merasa perjalanan terlalu panjang.
Semoga saya bisa kembali membaca tulisan ini dan mengingat bahwa Allah pernah membantuku sampai sejauh ini.
Afirmasi dan doa yang ingin terus aku pegang:
Bismillah.
Allahumma yassir wa la tu'assir.
Allahumma barik.
Allahumma sehat.
Allahumma lancar.
Allahumma mudahkan setiap langkah yang baik.
Allahumma berkahi setiap ilmu yang dipelajari.
Allahumma berkahi setiap huruf yang ditulis.
Dan doa yang selalu membuatku tersenyum:
Allahumma sugeh.
Ya Allah, cukupkan rezeki kami dengan rezeki yang halal, berkah, dan bermanfaat.
Jika tulisan ini kelak menjadi jalan rezeki, jadikan ia rezeki yang mendekatkan kepada-Mu.
Jika tulisan ini kelak dibaca banyak orang, jadikan ia sumber kebaikan.
Jika tulisan ini kelak berhasil, jangan biarkan hati menjadi sombong.
Dan jika belum berhasil, jangan biarkan hati kehilangan harapan.
Alhamdulillah atas 30 bab pertama.
Bismillah untuk bab-bab berikutnya.
Karena perjalanan ini belum selesai.
Baca selengkapnya di KBM App:




