DERITA YANG KUCINTA

Aku mencinta takdirku,

Meski setiap helaan napas terasa pedih,

Meski luka menari di relung hatiku,

Aku tetap bertahan…

Hanya karena Engkau, Ya Allah,

Menyaksikan kesetiaanku dalam sepi.


Tugasku sederhana: bertahan.

Bertahan menahan rindu akan kebahagiaan

Yang entah kapan akan Engkau kirimkan,

Atau menanti kematian memelukku perlahan.


Aku takut, Ya Rabb…

Takut hati ini jauh dari cahaya-Mu,

Takut Engkau meninggalkanku dalam gelap,

Namun aku tahu…

Setiap air mata, setiap derita,

Adalah bait-bait cinta-Mu padaku,

Yang meski pahit, tetap harus kucintai