Teaser:
Maya mengira semua bukti sudah di tangannya.
Foto-foto itu, Agnes dan Doni dalam satu mobil, senyum yang terasa terlalu akrab, momen-momen kecil yang terlihat seperti “lebih dari sekadar rekan kerja” dia simpan rapi. Tinggal menunggu waktu yang tepat untuk meledakkannya di depan Mas Arif.
Tapi yang tidak Maya tahu adalah…
Ada satu foto yang tak sengaja tertangkap kamera.
Satu momen yang seharusnya mustahil terjadi.
Satu momen yang bahkan Agnes sendiri belum berani mengakuinya, bahkan pada dirinya sendiri.
Senyum Doni.
Tatapan itu.
Dan detak jantung Agnes yang berkhianat… untuk pertama kalinya.
Dan di saat semua ini mulai manis…
bahaya justru semakin dekat.
Karena seseorang lain…
ikut memperhatikan mereka.
Bukan Maya.
Yang satu ini… jauh lebih berbahaya.
“Kalau Maya saja bisa melihat apa yang mulai tumbuh di antara Agnes dan Doni…
Lalu siapa sosok lain yang diam-diam memperhatikan mereka dari jauh?
Bab selanjutnya… jauh lebih manis.
Tapi juga jauh lebih berbahaya.
Siap lanjut?”
