SELAMAT DATANG BULAN KELAHIRAN (0211)

Bulan bersejarah, dimana aku dilahirkan

Hari pertama aku menghirup udara di dunia

Setelah 9 bulan dalam rahim ibuku

Kelahiranku yang sangat di tunggu orang-orang sekitarku

 

Sengaja sudah aku tiadakan perayaan

Tak ada lagi kue ulang tahun

Tak berharap ada ucapan selamat dari siapapun

dan tak ada lagi lagu-lagu ulang tahun yang mengalun

 

Hari lahirku sekarang sebagai hari perenungan

Asa kulangitkan, doa2 kupanjatkan

Semoga dalam berkurangnya usia, Alloh ampuni dosa-dosaku

Semakin kuat iman dan islamku, semakin istiqomah dalam beribadah


02 Nofember 2021


 

 

 

SAJAK CINTA UNTUK SUAMIKU

Suamiku

Pinjami aku jemarimu

Tuk usap butiran air mataku

Dan pinjami aku bahumu 

Sebagai tempat melepas lelahku

Kelak.. bila telah habis waktuku

Pinjamkan aku pahamu

Sebagai tempat pembaringan jasadku

Dan gunakan jemarimu

Tuk taburkan bunga dikuburku





HUJAN DI AKHIR OKTOBER

Hujan di akhir oktober

Senja menghampiri malam

Awan tebal menggelayut di langit yang tak bertiang

Semesta memberi kabar, sebentar lagi akan turun hujan

 

Angin mulai masuk ke dalam pori2 tubuh

Membawa kesejukan segarkan pikiran

Tendengar rintik hujan sudah mulai turun

Angin dan air adalah jantungnya kehidupan

 

Ada banyak kenangan di kala hujan datang

Sewaktu kecil bermain hujan di bawah talang

Berlarian bersama teman2 sepermainan

Sungguh menyenangkan mengingat masa-masa silam

 

Hujan di akhir oktober

Petir lirih menyapa dengan irama khasnya

Syukur ku panjatkan kepada Alloh Ta’ala

Semoga keberkahan selalu memayungi kita semua




SUMPAH ANAK NEGERI

Di era modernisasi

Para pemuda penerus bangsa

Siap menjaga keutuhan negeri

Bersatu genggam erat ikrar para pendahulu

 

Pemudi pemuda tonggak berdirinya Negara

Semangatnya bak cahaya api yang menyala

Bergelora untuk selalu mencintai bangsa Indonesia

Sumpahmu mengguncang isi dunia

 

Walaupun negeri kaya akan bahasa daerahnya

Kita tetap berbahasa satu, bahasa Indonesia

Indonesia terdiri dari beberapa pulau

Namun tetap bertanah air satu, tanah air Indonesia

Dan tetap terikat erat sebagai Bangsa Indonesia

 

Wahai para pemudi pemuda negeri

Buatlah bangga bumi pertiwi

Bangkit dan berjuanglah dengan prestasi

Tumbuhlah dengan karya bukan hanya ongkang-ongkang kaki


BAIT SENJA


Aku cemburu pada segelas kopi, yang selalu bisa dekat dengan bibir mu, menyentuh mu dengan rasa, dan menikmatinya dengan leluasa.