TUNTUNLAH AKU DI JALAN-MU

Dalam pekatnya malam, kurapalkan doa

Bercerita kepada semesta

Terisak pilu teringat dosa-dosaku

Memohon segala ampunanMu

 

Ya Aziz…

Ku ketuk pintu Arsy-Mu

Tuntun tanganku yang rapuh ini

Tuntun hatiku yang sering lalai

 

Ihdinas shiraatal mustaqim

Tunjukkan kami jalan yang lurus

Jangan biarkan kami terlena dengan kesenangan padahal itu ujianMu

Jangan biarkan kami terlena dengan pujian,padahal itu cobaan dariMu

 

Ya Robbi…

Hanya padaMu kulabuhkan segala asa

Hanya padaMu kupasrahkan segala rasa

Jauhkan aku dari putus asa yang sering menghampiri


Allaziina yaquuluuna robbanaa innanaa aamanna faaghfirlanaa

Dzunuubanaa waqinaa ‘adzaabanaar

 


ANTARA SEMBURAT PAGI DAN PUISI

Bagaimanapun permasalahan yang sedang di hadapi

Awali hari dalam lembaran semesta pagi

Yang terkadang berselimut mendung

Terkadang pula berselimut senyum

 

Di ufuk timur terlihat indah cakrawala jingga

Suara adzan subuh menggema di seantero jagat raya

Jiwa-jiwa bangkit tuk tunaikan kewajibannya

Menjalankan ibadah bersujud kepada-Nya

 

Jarum jam merangkak menggilas ruang dan waktu

Kepada Tuhan, kita memohon ampunan

Redho akan setiap ketentuan-Nya

Dan kekhusuk’an akan menemani sepanjang masa

 

Aku bersyukur untuk hari yang ku lewatkan dengan baik-baik saja

Bersabar untuk segala hal baik yang tertunda

Berhusnuzon selalu kepada Alloh sang Maha segalanya

Berharap naungan keberkahan dalam menjalani sisa usia

 

Ya Muqallibal quluub tsabit qalbii ‘alaa diinika




 

 

ARAH BATIN

Orang yang berusaha selalu ada untuk orang lain, biasanya mereka
paham betul gimana rasanya tidak punya apa-apa dan siapa-siapa.

CATATAN MANIS DI BALIK TANGIS

Jika hujan itu rindu,

Di sekelilingku akan penuh dengan segala tentangmu

Mengumbar degub di detak jantung

Menghangatkan dadaku


Kamu... adalah aksaraku

Debarmu menggetarkan

Rasamu menghangatkan

Riuh rasa menjadi Satu

 

Ketika kau menari didalam khayalku

Bait-bait kusiapkan

Kepingan harap kubentangkan

Seribu doa kupanjatkan

 

Dengan ridhoMu rasa ini tercipta

Kukemas rapi disudut ruang puisi

Walau semesta seakan tak berpihak

Ku pasrahkan rasa kepada Yang Kuasa





MOTIVA ME

Tak perlu terlalu terang 

Hanya cukup ada 

dan tidak pernah padam