STEVIAKU, STEVIAMU, STEVIA KITA SEMUA

Resonansi Keindahan Pagi Pada Bait Perjuangan Anak Negeri...

Karya : Budi Haryanto Atta Di bacakan oleh : Kak Oyyo Nurhidayah Siregar, S.Pd,. M.Ag Wahai Sang Bila, Lihat kami anak-anak negeri di pagi hari... Wahai Sang Masa, Beri kami para anak-anak pertiwi satu waktu... Untuk, Tinggikan Merah Putih kami... Gelorakan Semangat Garuda kami... Sampaikan Saktinya Pancasila kami... Pada, Semua keindahan tepian embun... Semua imajinasi kabut pagi ini... Semua harapan hati di negeri ini... Semua pasang mata didunia... Dengan, Stevia kami yang menjadi nadi ekonomi... Stevia kami yang menjadi penentu regulasi... Stevia kami yang menjadi tumpu asa anak bangsa... Mari... Rebut kembali jayanya Indonesia sebagai raja gula... Walau kali ini jaya sebagai raja gula non sukrosa... Namun tetap kibarkan Merah Putih kita sebagai penentu harga gula non sukrosa... Karena... Kalau bukan kita, Siapa lagi... Kalau bukan sekarang, kapan lagi ... *Padamu Negeri, Kami Berjanji,* *Bagimu Negeri, Jiiwa Raga Kami...* *Amor Patriae Nostra Lex, _Cinta Tanah Air Adalah Hukum Kami_*  

#Janganpernahlelahmencintaiindonesiayanghebatini... 

MOTIVASI SENIN

 Belajar dari tanah yang selalu diam meskipun di injak-injak,
tapi tanah juga mampu mengubur orang yang menginjak nya.





CATATAN DI PENGHUJUNG TAHUN


CATATAN DI PENGHUJUNG TAHUN

Tak terasa sudah berada di penghujung tahun

365 hari kulalui dengan penuh warna

Narasi tutup tahun yang penuh dengan cerita

Tentang hujan air mata yang selalu basah

Tentang senyum yang sudah tak merekah

Tentang semesta yang masih di bayangi wabah

Tentang hati dengan luka yang masih menganga

Dan tentang rindu yang tak jua temu

 

Catatan di penghujung tahun

Fase kepahitan selama 12 bulan aku jalankan dengan penuh keikhlasan

Walau keluhan terkadang masih terucapkan

Di penghujung tahun ini

Tafakuri diri dengan semua yang sudah terjadi

Semoga dengan bergantinya tahun, berganti juga kesedihan menjadi kebahagiaan

Tahun yang penuh dengan kebaikan dalam naungan keberkahan Tuhan

SELAMAT TAHUN BARU 2022

 


 

 


PUTUS TERPAKSA

Jika ada cara untuk mengatakannya

Akan kuungkap dengan segenap jiwa

Jarak rasa menjeda rindu

Resahku tak berhenti ingin mencarimu

 

Tuan..

Tentangmu yang tak pernah usai kuceritakan 

Apa kabar hati yang tak henti kusinggahi

Kusinggahi hatimu melalui doa

 

Lelah lalui hari suram dalam kesabaran

Tatap kosong membentur setiap sapa

Aku rindu bersandar di bahumu

Diam dalam sejuta tangis keikhlasan

 

Detak ini tak pernah lelap akan bayangmu

Kuserahkan dan ku titipkan separuh jiwaku

Mendekap erat dalam kegaduhan

Mencintai tanpa alasan 







RINDU IBU || SELAMAT HARI IBU


Apa kabar ibu..?

Aku sangat merindukanmu

Hampa hidup ini semenjak kepergianmu

Aku sangat membutuhkan kekuatanmu, kasih sayangmu, cinta kasihmu

Kehilanganmu adalah duka sepanjang hidupku

 

Ibu

Walaupun sudah tiada

Tetap ada dalam hati ini selamanya

Cinta dan kasih sayangnya

Canda tawanya

Nasehat dan petuahnya

Memelukku sepanjang masa

Hingga waktunya tiba 

Kita bersua kembali di alam sana

 

SELAMAT HARI IBU