SUJUD DI TANAH PENGORBANAN

 Takbir menggema di langit malam,  

Bersama doa yang khusyuk mendalam.  

Di jejak Ibrahim, cinta teruji,  

Demi ridha Ilahi, hati pun merelakan diri.  


Sujudku dalam syukur nan tulus,  

Di atas tanah yang suci dan lurus.  

Pengorbanan bukan sekadar kata,  

Melainkan cinta yang nyata terasa.  


Dari tangan yang memberi tanpa ragu,  

Dari hati yang ikhlas merelakan sesuatu.  

Sapi dan kambing sebagai tanda,  

Bahwa kasih berbagi adalah cahaya.  


Idul Adha, momen penuh makna,  

Belajar dari jejak Ibrahim yang setia.  

Semoga setiap titah yang kita jalani,  

Mengantar kita pada cahaya Ilahi.


DOA DI HARI ARAFAH

 Di pelupuk hari yang suci, Arafah bersaksi,

Kuhamparkan rindu dan harap dalam sunyi,

Ya Allah, tuntun setiap langkah ini,

Agar ringan dalam jalan kebaikan yang Kau ridai.


Lapanglah jalanku seperti langit yang Kau bentangkan,

Jauhkan sempitnya hati dari putus harapan,

Dalam setiap ujian yang Engkau titipkan,

Kuatkan hatiku agar tak goyah dalam iman.


Ampuni dosa-dosa yang pernah membayang,

Yang kusembunyikan dalam diam dan tangisan,

Dan tetapkan aku, ya Rabb, dalam pelukan ridha-Mu,

Dalam cinta-Mu yang tak pernah berkesudahan.


PERTEMUAN DOA DI MALAM HARI ARAFAH

Kita tak bersua di dunia nyata,

Namun semesta mempertemukan kita dalam hamparan doa

Di malam hari arafah yang khusyuk


Kita bertemu, bukan lewat mata,

Tapi lewat doa yang sama-sama butuh pelukan semesta

Kutitipkan namamu dalam rintih sujudku

Seperti kau titip namaku dalam lirih doamu


Di hembusan angin yang lembut bergetar

Kita bertemu dalam doa hari Arafah

Di sela-sela rindu yang menyerah

Hanya harap yang tumbuh dalam sujud panjang.

Kita saling ditemukan dalam takdir yang dirahmati




PELAJARAN DARI KEKURANGAN

 Terkadang,

bukan tawa yang menguatkan,

Melainkan perut yang lapar

yang mengajarkan arti cukup dan syukur.


Terkadang,

bukan harta yang menyadarkan,

Melainkan dompet yang kosong

yang membuka mata akan nikmat sederhana.


Terkadang,

bukan kelapangan yang mendewasakan,

Melainkan masalah yang menimpa

Yang melatih sabar dan menggugah jiwa.


Terkadang,

bukan sehat yang kita pahami,

Melainkan tubuh yang sakit

yang mengingatkan bahwa kita hanyalah hamba.


Begitu sering,

kita lalai saat diberi kelimpahan,

Namun menjadi bijak saat diuji kekurangan.


Karena hidup bukan tentang banyaknya punya,

Tapi seberapa dalam kita maknai tiap ujian-Nya


SETIAP MASA ADA ORANGNYA

 Setiap masa… ada orangnya,

dan setiap orang… hanya punya masanya.

Tak ada yang abadi tinggal di hidup kita,

sebagian datang memberi arti,

sebagian pergi meninggalkan pelajaran yang tak ternilai lagi.


Maka selama mereka ada,

selama kamu diberi kesempatan bersama…

hargailah.

Karena setelah masa mereka usai,

yang tertinggal hanya kenangan, dan penyesalan yang tak bisa diulang.


Hargai sekecil apapun kebaikan,

karena bisa jadi itulah satu-satunya cahaya

yang akan menuntunmu saat langkah mulai gelap.


Mungkin kamu lupa pernah menolong,

tapi Allah tidak pernah lupa mencatat.

Mungkin orang lain tak membalas,

tapi Allah sudah siapkan gantinya — lebih luas dari langit dan lebih hangat dari pelukan.


Karena kebaikan yang kita anggap kecil,

bisa jadi penolong terbesar…

di saat kita paling membutuhkan ampunan dan cinta dari-Nya.