CERPEN TERBARUKU

Ceraikan istrimu dulu!"

Kalimat itu terus terngiang di telinga Tiara…

Saat tahu dia bukan satu-satunya, dan hanya jadi batu loncatan demi cinta laki-laki pengecut kepada perempuan lain.

Tapi hidup belum selesai…

Dan Allah belum selesai membalas segalanya.

📌 Cerpen based on true story — coming soon!

🩶 Judul: Ceraikan Istrimu Dulu!

💌 Siapa yang lagi di posisi Tiara?

Stay tune…


MEMILIKI PASANGAN PENULIS ITU...

“Menjadi pasangan seorang penulis… bukan tentang mengerti semua kata-kata yang ia tuangkan,

tapi tentang menerima jeda di tengah cerita,

memeluknya saat ia ragu pada alur hidupnya sendiri,

dan tetap hadir ketika mood-nya menari seperti plot tak terduga.”


“Sebab cinta itu bukan hanya tentang jadi tokoh utama…

kadang kita harus rela jadi penonton yang sabar,

menyaksikan prosesnya menemukan akhir yang layak untuk dirayakan.”








LUKA

Ada luka yang tak terlihat,tapi menetap dalam diam.

Bukan karena siapa yang menyakiti,
tapi karena siapa yang pernah membuat kita percaya...
lalu pergi,
meninggalkan ruang hampa yang tak bisa diisi lagi.

Aku pernah ada di sana
di batas antara menerima dan menyangkal,
antara memaafkan atau memudar perlahan
dari kehidupan orang yang dulu kucintai sepenuh jiwa.

Tapi luka bukan akhir dari cerita.
Ia bagian dari perjalanan...
yang membentuk aku hari berikutnya


LOMBA CIPTA PUISI 2025

 Kukira hanya menulis rasa, ternyata bisa ikut serta...

Bismillah, sudah terkirim puisinya ✍️

Langkah kecil dari Alas Roban, menuju semesta kata


Terima kasih, diriku…

Terima kasih, diriku…

untuk malam-malam panjang yang kamu lalui sendiri,
untuk doa-doa yang tak terdengar,
untuk tangis yang tak pernah kamu tunjukkan.
Aku bangga padamu…
karena sejauh ini, kamu tidak hilang—
kamu tetap memilih bertahan.