TERNYATA CINTA ITU....


Hari itu sudah tidak seperti biasanya

Chatku hanya kau baca tanpa membalasnya

Karena aku sudah terbiasa

Tanpa kabar setiap harinya

 

Hingga diapun menghilang tak tahu tentang keberadaanya

Aksaraku tersedak sesaat, berkecamuk dalam pikiran

Hubungan kami baik-baik saja, tak ada perselisihan maupun pertengkaran

Secepat itu semesta merenggut hasta

 

Tak terasa tetesan air mata menggores kertas putih di depanku

Walau aku sudah terbiasa dengan kepergianmu

Hingga kedatanganmu untuk mengucap janji suci akan menemani hingga akhir waktu

Dengan lakara arungi surga dunia

 

Namun.. kebahagiaan itu hanya sekejap mata

Goresan pisau di hati sangatlah lara

Kini dia hadir kembali dengan rasa penyesalannya

Dan.. Apakah aku akan kembali menerima juga mempercayainya?