PERNAH
JALAN MENUJU LUAR BIASA
Luar biasa bukanlah kilatan cahaya,
Ia tumbuh dari luka yang mengajarkan makna.
Setiap sakit, setiap air mata jatuh,
Menjadi jejak langkah menuju kuat yang utuh.
Hinaan bukan belenggu, tapi ujian,
Menguji hati, membentuk keteguhan.
Waktu mengukir cerita di tubuh yang gigih,
Menjadikan kita lebih dari sekadar bersih.
Jam terbang tak sekadar angka,
Ia adalah pengalaman yang membakar asa.
Dan dalam semua itu, kita bertumbuh,
Menjadi luar biasa, bukan karena mudah, tapi karena kita mampu
TIKUS-TIKUS BERDASI, BERAKSI (HARI ANTI KORUPSI SEDUNIA 09-12-2021)
TIKUS-TIKUS BERDASI, BERAKSI
Tikus-tikus berdasi masih berkeliaran dalam ruangan
Matanya tajam menatap angka-angka menggiurkan
Hatinya riang membayangkan uang, uang dan uang
Tak peduli dengan jeritan kemiskinan di luar sana
Tikus-tikus berdasi bersekongkol mencari kambing hitam
Siap menjatuhkan kawan yang tak sejalan
Sebagai korban keserakahan
Demi nafsu dunia yang sudah membutakan hatinya
Tikus-tikus berdasi semakin merajalela
Memperkaya diri dengan apapun caranya
Bagaimana akan maju negara?
Sedangkan korupsi terus ada
SABTU SENDU
Saat aku putuskan untuk menutup semua jalan menujuku, hanya satu jalan yang kubiarkan terbuka. Masuklah melalui jalan puisi, kau akan menemukannya, dan takkan pernah kehilanganku
HANYA MENJALANKAN TITAH-NYA
Terengah-engah nafasmu
Keringat mengucur dari tubuhmu yang lusuh
Nampak perkasa raga yang tak sempurna
Mencari nafkah menghidupi keluarga
Kemiskinan tak membuatnya hina
Lapar dahaga sudah terbiasa
Terik mentari tak menjadi penghalang
Hanya semangat yang ia punya
Berbalut syukur dalam setiap langkahnya
Hanya hamba sahaya yang mengikuti alur cerita Sang Sutradara
Hidup di dunia hanya sementara
Menjalani titah-Nya menggapai Redho-Nya
Walau hanya punya satu kaki dia terus berjalan menjajakan dagangan
Menelusuri jalan dari kampung ke kampung
Dengan beban berat di punggung dan kepalanya
Hari itu belum ada satupun yang terjual



