GODAAN ISTRI TETANGGA

 Rahmat hanya ingin menata hidupnya setelah istrinya tiada.

Tapi hatinya justru terseret pada cinta terlarang dengan… istri tetangganya sendiri.

Apakah ini cinta? Ataukah hanya nafsu yang menjerumuskan?

💔 Semua terjawab dalam novel terbaru: Godaan Istri Tetangga

📖 Baca gratis di Klaklik:

https://www.klaklik.com/detail-novel/ODIxMw-GODAAN-ISTRI-TETANGGA


SERTIFIKAT LCPC 40

Alhamdulillah, terima kasih kepada Event Menulis Nasional yang telah memberikan kesempatan berharga ini.

Sebuah kebanggaan bisa menjadi bagian dari Lomba Cipta Cerpen (LCPC 40) Tingkat Nasional dengan tema Sahabat.

Judul cerpen saya: “Ketika Kebaikan Jadi Bumerang”

Semoga karya ini bisa menjadi langkah kecil untuk terus berkarya dan menginspirasi 💫




My mind’s a crime scene

Tapi bukan yang berdarah-darah. Lebih kayak... berantakan. Banyak pikiran yang nggak selesai, banyak perasaan yang nggak sempat diungkap. Kadang aku ngerasa kayak jadi detektif di kepala sendiri, nyari tahu kenapa bisa overthinking, kenapa hal kecil bisa bikin anxious, kenapa mimpi-mimpi yang dulu,sekarang malah bikin takut.  

Ada jejak-jejak luka lama yang belum bersih, ada suara-suara yang bilang ‘kamu nggak sempurna’, padahal aku tahu itu bukan suara Tuhan.  

Tapi di tengah kekacauan itu, aku belajar pelan-pelan. Belajar untuk nggak buru-buru nyalahin diri sendiri. Belajar untuk kasih ruang buat healing.  

So, my mind’s a crime scene. But I’m not just the victim, I’m also the investigator, the healer, and the storyteller. Dan aku tahu, Tuhan nggak pernah ninggalin TKP.


JUARA HARAPAN MENULIS CERPEN

Satu piala lagi hadir,

bukan hanya tanda kemenangan,

tapi jejak doa yang berulang,

dan dukungan yang tak pernah hilang.

Alhamdulillah, Masyaa Allah tabarakallah 

Terima kasih untuk setiap hati yang selalu menguatkan,

untuk semua yang tak kenal lelah mendukung,

dan untukmu

kebersamaan ini juga adalah hadiah terindah 🏆📖💕


Milad Ke-8 Yayasan

Delapan tahun sudah jejak ini terukir,

Dari langkah kecil yang penuh ragu,

Hingga menjadi perjalanan panjang,

Menyulam kasih, doa, dan harapan.


Tak selalu mudah,

Ada hujan deras ujian yang mengguyur,

Ada jalan terjal yang melelahkan,

Namun selalu ada cahaya,

Dari senyum anak-anak yatim yang menjadi alasan kami bertahan.


Dari ruang sederhana hingga meluas jadi rumah cinta,

Dari keraguan hingga teguh dengan keyakinan,

Dari sedikit tangan hingga kini banyak hati bersatu,

Semua karena kasih Allah yang tak pernah putus.


Hari ini,

Kami bersyukur bukan pada angka,

Tapi pada setiap cerita yang terukir,

Pada setiap doa yang terpanjat,

Pada setiap tawa kecil yang kembali menguatkan.


Delapan tahun bukan akhir,

Melainkan awal dari perjalanan yang lebih panjang,

Semoga langkah ini selalu terjaga dalam ridho-Nya,

Menjadi jalan kebaikan tanpa henti,

Untuk anak-anak yatim yang menjadi amanah sekaligus cahaya