DOA DI HARI LAHIRKU

Ya Allah, Engkau yang meniupkan ruh ke dalam jasadku, 

dan menuliskan takdirku sebelum aku mengenal dunia. 

Di hari kelahiranku ini, aku kembali bersujud, 

memohon agar setiap langkahku menjadi jalan menuju-Mu.

"Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Adz-Dzariyat: 56)


Jadikanlah hidupku sebagai ibadah, 

setiap karya sebagai amal jariyah, 

setiap luka sebagai jalan penyembuhan, 

dan setiap cinta sebagai cermin kasih-Mu.


Jika aku lupa, ingatkan aku dengan ayat-Mu. 

Jika aku lelah, kuatkan aku dengan dzikir. 

Jika aku jatuh, bangunkan aku dengan rahmat.

"Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan." (QS. Al-Insyirah: 6)


Di hari lahir ini, 

aku tidak meminta umur panjang, 

tapi umur yang berkah. 

Tidak meminta dunia yang gemerlap, 

tapi hati yang tenang dalam ridha-Mu.


Pesona Hari Sabtu


 
S-nya apa?
S-nya Selamat Datang Bulan Kelahiran

November selalu punya cara untuk membuatku diam sebentar 
menengok ke belakang dengan senyum kecil,
lalu melangkah lagi dengan hati yang lebih lapang.

Bukan lagi tentang siapa yang pergi atau tinggal,
tapi tentang bagaimana aku belajar
*mencintai diriku sendiri.*

Selamat datang, bulan kelahiran...
semoga langkah-langkahku di bulan ini
senantiasa dipenuhi keberkahan, ketenangan, dan kabar baik dari langit.

Catatan kecil menjelang tanggal 2 November

Selamat datang, November.

Bulan kelahiran, bulan harapan yang kutanam dengan doa. 

Aku tidak meminta dunia tunduk padaku, 

hanya memohon agar hatiku tetap tunduk pada-Nya.


Semoga kebahagiaan datang bukan karena segalanya mudah, 

tapi karena aku dimudahkan dalam bersyukur. 

Semoga rezeki mengalir bukan hanya dalam bentuk materi, 

tapi juga dalam bentuk ketenangan, keberkahan, dan rasa cukup.


Semoga setiap urusan menjadi ringan, 

karena Allah yang menggenggamnya. 

Semoga aku istiqomah dalam ibadah, meski dunia terus berubah.


Jauhkan aku dari hal-hal yang tidak baik, 

yang mengaburkan cahaya dalam diri. 

Lindungi aku, ya Rabb, 

seperti Engkau melindungi hamba-hamba yang Kau cintai.


Di bulan kelahiranku ini, 

aku ingin menjadi lebih berguna, lebih bersih, lebih dekat. 

Karena hidup bukan tentang berapa lama aku ada, 

tapi tentang seberapa banyak aku memberi.


Tenang Sebelum Segala Sesuatu Berubah

Ketika hati sudah benar-benar berserah, bahkan di tengah kesulitan, yang tersisa hanyalah ketenangan. 

Sebuah refleksi sederhana tentang pasrah, ikhlas, dan rasa damai yang datang sebelum pertolongan Allah tiba.


Entah sejak kapan, aku mulai tak lagi terburu-buru meminta segalanya selesai dengan cepat.

Mungkin karena aku sudah terlalu sering melihat, bahwa setiap yang tertunda pun, tetap akan sampai, asal Allah sudah mengizinkan.

Aneh memang, hatiku setenang ini sekarang.

Padahal masalah masih ada, kebutuhan masih menunggu, dan hal-hal kecil seperti ponsel mati pun belum menemukan jawaban.

Tapi justru di situ aku merasa,

bahwa tenang bukan karena keadaan,

melainkan karena keyakinan.


Aku tidak lagi menunggu sesuatu untuk kembali,

aku menunggu bagaimana Allah akan mengembalikannya dengan cara-Nya sendiri.

Mungkin nanti, mungkin besok, mungkin saat aku sudah benar-benar pasrah.


Ada waktu di mana aku hanya tersenyum saat sesuatu tidak berjalan sesuai harapan.

Bukan karena aku kuat,

tapi karena aku tahu, setiap yang Allah izinkan terjadi, pasti punya maksud yang lebih indah.


Tenang itu bukan berarti semuanya baik-baik saja,

tapi karena aku sudah percaya,

bahwa di balik setiap ujian,

ada kasih sayang Allah yang sedang bekerja dengan lembut sekali. 


Kadang Allah tidak langsung mengubah keadaan, karena Dia sedang menguatkan hati kita terlebih dahulu. 

Dan di situlah, ketenangan itu tumbuh,bahkan sebelum segalanya berubah.





Daily Volunteer

“Tidak semua perjuangan terlihat, tetapi setiap langkah kebaikan bernilai di sisi Allah.

Advokasi ini merupakan salah satu ikhtiar yayasan untuk memastikan keluarga pra-sejahtera mendapatkan hak bantuan sosial yang layak.

Semoga pengalaman ini menjadi inspirasi untuk semakin memperkuat kepedulian dan solidaritas bersama.”