PELAKOR

Ada cinta yang direbut.

Ada rumah tangga yang hancur.

Dan ada bisikan gelap yang terus mengikuti… bahkan setelah semuanya luluh lantak.

“Kalau hidup harus bersama… maka mati pun harus bersama.”

Langit Didada


Cerpen ini terinspirasi dari kisah-kisah nyata yang sering terdengar di luar sana.

Namun kali ini… kisahnya punya akhir yang paling tak terduga.


🌑 Baca selengkapnya di Wattpad: https://www.wattpad.com/user/langitdidada1608

PEL AKOR — Langit Didada


Jangan lupa kasih vote + komen ya, bestie-bestie manisss 

Biar ceritanya makin naik dan banyak yang ikut merinding 😭



#cerpen
#cerpenindonesia
#cerpenhoror
#cerpenmistis
#pelakor
#ceritanyata
#kisahhidup
#wattpadindonesia
#penulismuda
#langitdidada

Saat Aku Belajar Mencintai Diri


Aku terlalu sering menyalahkan diri,

Pada luka yang tak sempat aku hindari,

Menyebut diri ini lemah dan tak berarti,

Hingga lupa… cara membahagiakan diri sendiri.


Malam-malamku penuh suara yang berisik,

Tentang “aku yang kurang” dan “aku yang gagal”,

Aku menelan semua tanpa sempat menjerit,

Seolah air mata pun tak layak ku kenal.


Hari ini aku lelah memusuhi diriku,

Lelah berpura-pura semua baik-baik saja,

Aku ingin memeluk semua rapuh dalam kalbu,

Meski tangan ini gemetar menerimanya.


Perlahan aku belajar menyebut namaku dengan lembut,

Tanpa benci, tanpa kata yang melukai,

Jika dunia tak pernah benar-benar memelukku,

Setidaknya… aku tak lagi meninggalkan diri sendiri.

Quote Islami


Jika harus iri, 

irilah kepada kematian yang indah, 

bukan iri

pada kehidupan yang megah.

LCPN 2026 - EVENT MENULIS NASIONAL


Alhamdulillah, dengan penuh syukur hari ini saya telah mengirimkan satu karya puisi untuk mengikuti Lomba Menulis Puisi 2026

Mengikuti ajang seperti ini menjadi ruang belajar sekaligus cara saya merawat rasa melalui tulisan.


Semoga  mendatangkan keberkahan, pengalaman, dan ilmu baru.

Terima kasih kepada semua yang selalu memberi dukungan tanpa henti.


— Langit Didada


Mas Ton - LOMBA CERPEN NASIONAL


Ada cerita yang tak lagi untuk diulang,

tapi cukup dituliskan… lalu diikhlaskan.

Mas Ton, sebuah cerpen yang lahir dari perjalanan rasa, kini melangkah mengikuti lomba cerpen nasional.