Rabu pagi yang sederhana,
namun penuh makna yang tak biasa.
Aku duduk di hadapan layar,
mendengarkan satu per satu kata,
tentang aturan, tentang langkah,
tentang bagaimana sebuah lembaga
bertumbuh dengan arah.
Hari ini aku belajar,
bahwa tidak semua langkah harus berlari,
tidak semua mimpi harus segera dimiliki.
Ada yang perlu dipersiapkan,
ada yang harus dipantaskan,
dan ada yang memang harus menunggu waktu
terbaiknya datang.
Kami mungkin belum memiliki tanah,
belum berdiri di atas bangunan sendiri,
namun kami tetap berdiri
di atas niat, doa, dan kepedulian yang
tak pernah berhenti.
Karena bagi kami,
rumah bukan sekadar dinding dan atap,
melainkan tempat di mana harapan
anak-anak
tetap hidup dan dijaga.
Dan hari ini, aku mengerti,
bahwa setiap proses adalah bagian dari
perjalanan.
Pelan… tapi pasti.
Menuju tempat yang telah Allah siapkan,
di waktu yang paling tepat.
.jpeg)



