UNTUK SAHABAT²KU


Tangan-tangan yang selalu terbuka,

Mendukung langkahku, tak pernah lelah.

Sahabat²ku yang tak pernah berhenti,

Membuatku kuat, sampai detik ini.


Dalam kesulitan, kalian ada,

Menyemangati, membantu bangun.

Dalam kegembiraan, kalian ikut,

Membagikan senyum, tak pernah pudar.


Dukungan kalian, tak terhingga,

Sahabat²ku

Terima kasih, atas segala yang kalian berikan,

Cinta, dukungan, dan persahabatan.

Kalian adalah kekuatan hidupku,

Membuatku kuat, sampai detik ini.

UNTUK IBU


Untuk Ibu Tercinta

Di hari Ibu, hati terasa kosong,

Karena Engkau tidak ada di sini.

Namun cintaMu tetap terukir,

Di hati ini, selamanya.


Engkau adalah cahaya di pagi hari,

Pembimbing di waktu senja.

KehangatanMu, pelita di malam,

Kasih sayangMu, tak terhingga.


Meskipun Engkau tidak bersama,

CintaMu tetap mengalir.

Di setiap kenangan, Engkau hidup,

Di hati ini, selamanya.


Terima kasih, Ibu, atas segala,

Cinta, pengorbanan, dan doa.

Semoga Engkau bahagia di sisi-Nya,

Dan selalu menjaga kami.

PIO


Aku Scorpio, lahir dari bara,

Dibentuk oleh api, ditempa luka,
Diamku bukan tanda tak peduli,
Hanya menyimpan makna yang tak terbagi.

Tatap mataku, dalam dan tajam,
Rahasia tersimpan di dalam kelam,
Aku bukan sekadar bayangan sunyi,
Tapi samudra dalam, tak mudah terselami.

Setiaku sekuat karang di lautan,
Tak mudah goyah, tak mudah terbangkan,
Namun sekali dikhianati,
Percayaku luruh, tak kembali lagi.

Aku Scorpio, penuh gairah,
Menyala di dalam, tak mudah menyerah,
Dari abu aku kan bangkit lagi,
Menjadi lebih kuat, lebih berarti.

AKU, RATU UNTUK DIRIKU SENDIRI

Aku,

bukan menunggu disayang,

tapi memilih menyayang diriku lebih dulu dengan tenang.

Bukan menanti diselamatkan,

karena sudah kutemukan kekuatan di balik setiap air mata yang kutahan.


Aku,

ratu bagi kerajaanku sendiri.

Yang berdiri di antara badai,

tanpa kehilangan arah atau arti.


Tak kubutuhkan mahkota dari pujian,

karena kepalaku sudah ditopang oleh perjuangan.

Aku adalah rumah yang tak pernah runtuh,

meski berkali dihantam oleh rindu yang tak utuh.


Biarlah dunia bicara semaunya,

aku tahu siapa aku sebenarnya.

Dan bila cinta datang,

ia harus tahu:

aku bukan perempuan yang menunggu disempurnakan,

karena aku sudah utuh ,

dengan atau tanpanya


TUAN

Tuan,

Di antara jarak yang tak selalu ramah

Aku titipkan rindu dalam doa yang tak lelah.

Bukan tentang pertemuan yang kupinta tiap detik,

Melainkan hatimu yang tetap berpihak padaku — meski dalam sunyi yang tak terusik.


Aku tak meminta dunia,

Hanya ingin jadi alas letihmu saat segala terasa hampa.

Tak perlu janji yang membuncah,

Cukup kepercayaan yang tak mudah goyah.


Tuan,

Jika malam datang menggiring sepi,

Percayalah, aku masih di sini.

Menjaga rasa,

Menjaga nama.


Cinta ini bukan bara yang membakar,

Tapi pelita kecil yang sabar.

Tak silau, tak padam,

Hanya ingin tumbuh dalam diam.


Dan bila langkahmu mulai letih melawan dunia,

Ingatlah ..aku ada,

Sebagai tempat pulang yang tak pernah bertanya,

"Hari ini kau milik siapa?"