TERPAKU WAKTU

Karya : Ana restuningtyas

Menjelang siang di hari jumat 
Menghirup udara penuh keberkahan
Matahari nan cantik tertutup awan awan tebal
Seketika langit menurunkan rintik air hujan
Dingin menembus sampai ke tulang

Aku masih duduk sendiri
Menghentakkan pena mengikuti irama tetes air hujan
Entah kenapa, akhir-akhir ini
Tiada gairah menyusun aksara
Melahirkan sebuah diksi syair insani

Tak terhitung lagi, tetesan keberapa aku masih terpaku
Terbayang wajah nya nan sendu
Kita masih terpisahkan oleh keadaan
Mengikuti alur skenario Tuhan

Karena kamu, aku masih bertahan
Menjalani hari-hari penuh perjuangan
Melintasi waktu dan ruang
Meski terkadang lelah itu datang.

Hujan diluar semakin deras
Dalam hening tercipta rasa dan asa
Kumulai menata aksara 
Menitipkan kepada semesta
Semoga kita semua selalu dalam perlindunganNya