TERIMAKASIH SAHABATKU

Ku gores secarik kertas dengan tinta

Mengukir aksara yang terlontar dari jiwa

Merubah syair puisi menjadi doa

Untuk sahabatku di manapun kau berada

 

Di luar angin berhembus merasuk kedalam qalbu

Taburan cahaya bintang kelap kelip di angkasa

Teringat petuah sahabat bahwa akan selalu ada cahaya dari gelap menuju terang

Lewatilah fase-fase kehidupan dengan penuh kesabaran

 

Disaat aku jatuh terpuruk tak berdaya

Disaat yang lain meninggalkan, kau tetap ada

Bila hari-hariku penuh keresahan

Kaulah yang menenangkan

 

Duhai sahabat baikku

Maafkan aku

Yang sering merepotkanmu

Yang sering mengganggu waktumu

 

Kaulah sahabatku

Kau telah mengajariku banyak hal tentang kehidupan

Dalam setiap doaku terselip namamu

Lewat bait-bait puisi kusampaikan

Terimakasih yang tak terhingga



PAGI MEMUISI

Di awali dengan Bismillah

Senyum mentari menyapa semesta

Sambut hari baru nan cerah

Bersyukur atas rahmat Alloh yang Maha pemurah

Ku langitkan asa berbingkai doa

Genggam tekad penuh semangat

Mencari redhoMu dalam setiap langkahku



TENTANG HUJAN DAN KENANGAN

Kita pernah di suatu tempat, hanya kau dan aku

Di suatu Senja, mendung menggelayut

Jingga di ujung langit, selaksa memerah tertutup awan tebal

Gerimis membasahi wajah semesta

 

Dengan sigap kau raih tanganku,

Kita bergandengan, berlari kecil menerjang hujan yang menderas

Sesekali kau menatapku penuh mesra

Membuat jantungku mekar dalam kesejukan

 

Waktu itu, dunia seperti milik kita berdua

Bagaikan kisah romi dan juli

Cinta kita seakan-akan tak kan pernah berhenti

Mengalir deras setiap hari

 

Hingga akhirnya kau tancapkan belati

Seketika cinta kita berdarah-darah

Perih menyayat hati hingga kini

Walau rasa cinta ini masih terpatri



MOTIVANA

Goreslah penamu, carilah ide, gali imajinasi, rajin baca buku penulis2 terkenal, jangan lelah belajar, tulislah dan sajikan dengan ciri khasmu sendiri.
Jangan lelah menulis walau tidak ada yang membaca tulisanmu/karyamu
Karena tulisanmu bisa menjadi warisan ilmu mu.
(Ana Restuningtyas)


PELUK ERAT HIDAYAHMU

Ingin menjadi lebih baik dalam setiap waktunya

Ingin menjadi lebih taat dalam menjalani sisa usia

Mendekatkan diri beribadah kepadaNya


Setahun sudah berhijrah

Walau proses menuju hijrah tidaklah mudah

Ujian datang silih berganti

Keluarga, ekonomi, pertemanan

Sampai berada di titik terendah dalam kehidupan

 

Fa bi ayyi aalaa'i rabbikuma tukazziban

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Sudah begitu banyak nikmat yang Alloh berikan

Kenapa masih saja banyak keluhan..?

 

Hanya kepadaNya berserah dan berpasrah

Semoga cahaya hidayahMu selalu memancar dalam qalbu

Memohon istiqomah dalam beribadah