TENTANG HUJAN DAN KENANGAN

Kita pernah di suatu tempat, hanya kau dan aku

Di suatu Senja, mendung menggelayut

Jingga di ujung langit, selaksa memerah tertutup awan tebal

Gerimis membasahi wajah semesta

 

Dengan sigap kau raih tanganku,

Kita bergandengan, berlari kecil menerjang hujan yang menderas

Sesekali kau menatapku penuh mesra

Membuat jantungku mekar dalam kesejukan

 

Waktu itu, dunia seperti milik kita berdua

Bagaikan kisah romi dan juli

Cinta kita seakan-akan tak kan pernah berhenti

Mengalir deras setiap hari

 

Hingga akhirnya kau tancapkan belati

Seketika cinta kita berdarah-darah

Perih menyayat hati hingga kini

Walau rasa cinta ini masih terpatri