Lentera hatiku masih kamu
Inginku rebahkan kepalaku di dadamu
Karena di dadamu tempat ternyaman melepas gundahku
Nafas terengah dalam balutan rindu
Ku untai aksaraku dalam keremangan senja
Meski raga terbentang jeda
Peluk erat aksara, ku untai dalam keremangan rasa
Ingin ku lumat rindu dengan hangatnya temu
Kamulah satu-satunya alasanku bertahan
Kamulah satu-satunya alasanku menunggu
Walau sebanyak apapun air mataku tumpah
Cintaku padamu semakin membuncah