JANGAN JADI ILALANG

Jika tak mampu menjadi padi,

yang merunduk dalam rendah hati,

janganlah jadi ilalang tinggi,

yang sombong namun tak berarti.


Bila tak sanggup memberi terang,

seperti mentari yang cemerlang,

cukup jangan menebar bayang,

yang mengaburkan arah dan pandang.


Jika belum mampu jadi manfaat,

setulus embun yang turun hangat,

cukup berusahalah, sepenuh niat,

untuk tak jadi beban atau mudarat.


Karena hidup bukan soal jadi besar,

tapi bagaimana kita tak menyebar gusar.

Tak perlu jadi cahaya terang,

asal tak menambah gelap yang datang




MENULIS DI TEPI SENJA

Kubuka buku catatan,

Halaman kosong menanti cerita,

Tinta pena menari pelan,

Sambil angin pantai menyisir jiwa.


Ombak tak pernah lelah bercerita,

Aku dengarkan, kuresapi maknanya,

Kadang aku tulis, kadang hanya kurasa,

Seperti rahasia yang hanya aku dan laut tahu isinya.


Dia duduk tak jauh dariku,

Membiarkanku larut dalam imajinasi,

Tak mengganggu, tak bertanya,

Cukup hadir, dan itu puisi paling abadi.


Pantai jadi tempatku bercerita tanpa suara

Saat dunia terlalu ramai, dan kepala penuh kata.

Kupilih duduk lama biar pikiran reda

Biar aku dan dia menyatu dalam senja


Senja memudar di ujung cakrawala,

Aku masih menulis,

Tentang hari ini, tentang dia, tentang segala,

Yang tak sempat kukatakan, tapi abadi di kertas tipis



SAMBUTAN & DOA UNTUK TIM CAA

"Allahumma yassir walaa tu’assir"

Ya Allah, mudahkanlah, jangan Engkau persulit..."


Dalam langkah penuh berkah kalian datang,

Membawa cahaya harapan di tengah keterbatasan,

Tak sekadar kamera atau konten jalan,

Namun hati yang peduli, yang tak semua orang bisa tunjukkan.


Adik kecil kami, Ririn namanya,

Sejak dini menapaki hidup tanpa pelukan ibu 

Tanpa teduhnya naungan seorang ayah,

Namun Allah tak pernah pergi…

Ia kirimkan kalian 

Sebagai perpanjangan tangan kasih-Nya.


Hari ini bukan sekadar survey,

Ini adalah momen dituliskannya cerita baru,

Tentang rumah yang mungkin akan dibangun,

Tentang hidup yang semoga kembali punya ruang untuk tumbuh dan berlindung.


Kami berdoa…

Semoga langkah kalian ringan dan diberkahi,

Dipenuhi kemudahan dari awal hingga akhir,

Dilindungi dari segala hal yang memberatkan hati dan pikiran.

Diberi balasan terbaik oleh Allah, dunia dan akhirat,

Dan semoga setiap konten yang dihasilkan,

Menjadi jalan dakwah dan jembatan rezeki yang tak terputuskan.


Aamiin Ya Mujibassailiin.

Terima kasih telah peduli.

Selamat datang, pejuang kebaikan sejati 


Ana

24052025


DALAM DIAM YANG MENGUATKAN

Tak selalu suara yang lantang

yang paling menggetarkan

kadang ada hati,

yang memberi tanpa banyak tanya

menyapa tanpa perlu hadirkan nama


Langkahku mungkin goyah

tapi ada jejak yang diam-diam menopang

tak banyak kata,

tapi hangatnya terasa

seperti pelukan,

yang datang tanpa disadari

namun menyelamatkan


Terima kasih,

untuk diam yang tak pernah pamrih

untuk hadir, meski tanpa sorot cahaya

Kau tahu caranya jadi cahaya

tanpa membuat mata silau


Semoga kebaikanmu

menemukan jalan pulang

ke hatimu sendiri

dalam bentuk yang lebih indah

dari apa pun yang pernah kau beri


Bisikan Langit

Dalam sunyi itu,

ketika dunia menepi dan waktu seakan membeku,

ada bisikan lirih menyusup ke ruang hati—

bukan dari bumi, tapi dari langit yang abadi.


"Aku di sini..."

suara itu tak lantang, tapi dalam,

mengalir lembut seperti angin malam

yang menyentuh luka tanpa mengusik perihnya.

Aku tidak pernah pergi.

seolah menjahit retak di dada,

menghapus tanya-tanya yang lama mengendap,

tentang kehadiran yang tak terlihat,

namun nyata dalam setiap detak.


Malam pun menjadi saksi,

sholawat mengalun menembus langit tinggi,

dan jiwa yang sempat letih kini mengerti—

bahwa cinta-Nya tak pernah henti.


"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), sesungguhnya Aku dekat."

Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.

(QS. Al-Baqarah: 186)