DALAM PELUKAN LANGIT SENJA

Di ufuk barat, mentari perlahan tenggelam,

Langit dilukis jingga, merah, dan kelam,

Aku duduk di pasir, angin laut bersenandung,

Gelombang menyapa kaki, pelan namun agung.


Di sebelahku kamu, diam tapi bicara,

Lewat tatapmu yang teduh, lewat senyum yang sederhana,

Tak perlu kata—laut sudah cukup jadi saksi,

Betapa senja memeluk kita dalam harmoni.


Pantai jadi rumah saat dunia terasa berat,

Tempat kuletakkan beban, kutemukan hangat,

Di sana, aku menulis, tak selalu dengan pena,

Kadang hanya menatap laut, dan segalanya jadi makna.



Aku, senja, pantai, dan kamu

Sebuah puisi yang tak ingin kutamatkan dulu