Di jalan sunyi penuh debu dan duri,
Melangkah tanpa ragu, tanpa pamrih.
Hati kecil membawa terang,
Meski badai tak henti menghadang.
Tanganmu adalah pelita bagi mereka,
Yang kehilangan harapan di tengah derita.
Kau bangun kembali senyum yang redup,
Dengan cinta, kau teguhkan yang hampir runtuh.
Tak jarang lelah merayap dalam diam,
Namun tekad ini tak pernah padam.
Rintangan datang seperti gelombang,
Namun hatimu tetap kuat, tetap tenang.
Dalam gelap kau menyalakan cahaya,
Meski sering sendiri di tengah bahaya.
Tak kau hitung peluh yang tercurah,
Karena kasih adalah nafas yang kau pasrah.
Wahai relawan, pahlawan tanpa tanda,
Kau adalah bukti cinta masih ada.
Meski dunia sering abai akan kisahmu,
Alloh tahu setiap langkah perjuanganmu.
Tetaplah berdiri, meski angin mengguncang,
Kau adalah harapan yang takkan hilang.
Karena lewat tanganmu yang penuh kasih,
Dunia belajar apa arti berbagi.
14rajab
_Ana Lksa PSB_
