Bolehkah Aku Meminta Waktumu Sebentar?

 




Tak banyak, hanya sekejap dalam genggaman hari

Aku tahu dunia menuntutmu berlari

Tapi aku di sini, merindukanmu tanpa henti


Langit malam kerap jadi teman bicara

Menanyakan kabarmu yang kian jauh

Aku tak ingin mengganggu langkahmu yang berharga

Namun, tidakkah ada celah di sela lelahmu?


Aku rindu percakapan tanpa batas waktu

Tawa sederhana, tatapan yang dulu hangat

Kini, aku hanya tamu dalam sibukmu

Menunggu sisa detik yang mungkin tersisa


Jika memang tak bisa lama, tak apa

Hanya sebentar, biarkan aku ada

Karena bagiku, satu menit bersamamu

Lebih berharga dari seharian tanpamu.