Wa istagni ‘amman syi’ta takun nadziroh
Berlepaslah dari siapa pun yang kau kehendaki, niscaya kau menjadi pemberi peringatan.
Ada saat di mana sunyi justru menjadi ruang penyembuhan. Dalam kesepian, kita belajar bahwa tidak semua orang akan mendengar, tidak semua akan menerima. Namun tugas kita tetap sama: menyampaikan kebaikan.
Refleksi
Sunyi bukan berarti berhenti, melainkan kesempatan untuk mendengar suara hati.
Menyampaikan kebaikan tidak harus ramai, cukup ikhlas dan konsisten.
Peringatan yang lahir dari ruang sederhana bisa lebih menyentuh daripada panggung besar.
Jangan takut pada sepi. Justru di sanalah niatmu diuji.
Kebaikan tidak selalu mendapat tepuk tangan. Tapi ia selalu bernilai di sisi Allah.
