Selasa tiba seperti embun
yang jatuh perlahan di tepi hari
tak bersuara, tapi mampu menenangkan
segala gelisah yang semalam belum sempat pulang.
Ada bisik lembut di balik langit:
bahwa hidup selalu diberi kesempatan baru
meski langkah sempat gemetar,
meski hati kadang letih mencari arah.
Ya Allah…
pada Selasa yang lembut ini,
tambahkan keberanian dalam diam kami,
dan selimuti perjalanan ini
dengan penjagaan-Mu yang tak pernah alpa.
Bila beban terasa berat,
jadikan ia tangga menuju penguatan.
Bila harapan terasa jauh,
dekatkan ia dengan cara-cara-Mu yang indah.
Karena kami percaya
setiap pagi adalah pertanda cinta,
setiap hari adalah tempat doa berlabuh,
dan Selasa pun memiliki cahaya
bagi siapa saja yang mau melihatnya.
Aamiinn.
