Ada hari-hari ketika aku berjalan pelan,
Bukan karena lemah,
melainkan karena ingin lebih dekat pada-Nya.
Di antara sunyi dan sibuknya rasa,
seperti ada bisikan lembut dari langit:
“Tenanglah… Aku menjagamu.”
Maka aku tundukkan hati,
kulepaskan semua takut yang kupeluk terlalu lama,
kuserahkan seluruh perjalanan ini
pada Dia yang tak pernah meninggalkan.
Jika langkahku pelan,
biarlah, yang penting tetap menuju-Nya.
Dan di setiap jeda,
kusimpan doa:
semoga hidupku ditata
dengan cara paling indah oleh Allah,
meski aku hanya melangkah perlahan.
