Malam ini aku kembali duduk di antara cahaya layar Zoom, menyimak ilmu dari para bintang.
Sesi pertama bersama CEO KBM App, Bapak Isa Alamsyah, membuka mata tentang perjalanan menulis dan membangun karya. Sesi kedua bersama Asma Nadia dan penulis senior Kak Rona Mentari, menyalakan semangat untuk menjaga jati diri penulis di tengah derasnya arus digital.
Aku yang masih seumur jagung di dunia menulis KBM, merasa seperti benih kecil yang disiram cahaya. Setiap kata mereka adalah pelita, menuntun langkahku agar tidak padam di jalan panjang ini.
Syukurku malam ini begitu dalam. Karena setiap ilmu yang kuterima bukan sekadar teori, melainkan cahaya yang menuntun hati. Perjalanan ini masih panjang, tapi dengan syukur dan cahaya, aku akan terus belajar… belajar… dan belajar


