Saat ini aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan
Dalam heningku, tangisku, ceriaku, bahagiaku semua karenamu
Pikiran melayang jauh, daksaku penuh peluh
Meski raga terbentang jarak, perihalmu tak kan lekang oleh waktu
Dari sebuat bait menjadi narasi
Kuhidangkan dari dalam hati
Satu persatu kenangan, ku ingat kembali
Tertulis rapi menjadi puisi penuh elegy
Kepada lelaki yang aku cintai
Kita pasti bisa melalui fase sulit ini
Jika suatu saat nanti semesta mempertemukan kita
Menetaplah denganku, jangan ada lagi ada jeda
Teruntukmu seseorang pelengkap takdirku
Izinkan aku tetap melangitkan namamu
Kuhangatkan kau dengan doa-doa panjangku
Aku sangat bersyukur memilikmu
