AKU PERNAH BERTANYA

 Aku pernah bertanya,

apa sih tujuan hidupku?

Dan dalam keheningan,

hatiku menjawab:

“Hidupku bukan milikku sendiri.”


Maka, meski ragaku terbatas,

aku ingin kelak—saat nafasku berhenti—

ada bagian dari diriku yang tetap hidup,

yang terus memberi arti,

walau aku telah pergi.


Mataku mungkin akan terpejam selamanya,

tapi semoga bisa membuka pandangan bagi jiwa lain,

yang masih ingin melihat dunia…

yang masih punya mimpi.


Sebab aku percaya,

Inna sholati wanusuki wamahyaya wamamati lillahi robbil ‘alamin.

Segala ibadah, hidup, dan matiku… untuk Allah semata.


Terima kasih telah menjadi jembatan harapan ini.

Semoga kebaikan kecil ini membawa manfaat yang besar