JUNI DAN KEBAHAGIAAN





JUNI DAN KEBAHAGIAAN

Ana Restuningtyas


Semesta seakan tahu ada dua insan sedang melepas rindu

Di tepi pantai di iringi aluran deburan ombak yang tenang

Aku dan kamu

Mata kita beradu

Sesekali salah tingkah

Ada kau di depanku, apa yg lebih tampan dari pada itu

 

Tanganku di dalam tanganmu

Kau tau, aku merasa menjadi manusia yg paling beruntung denganmu

Pundak ternyaman tempatku besandar

 

Debaran jantung beradu

Kita tak berucap apa-apa, diam membisu

Hahya desahan nafas yang terdengar

 

Setelah berpuluh kali purnama

Akhirnya kita berjumpa

Aku malu pertama kali bertemu

Kita sudah banyak berubah

Kita sudah banyak berbenah

Pemikiran kita semakin terarah

 

Sebenernya aku menahan kuat-kuat agar air mata tak jatuh

Pura pura kuat di depanmu

Tapi selalu gagal, air mata ini semakin jatuh semakin menderas saat bersamamu

Air mata bahagia berada di dekapanmu

Air mata sedih dan trauma takut kau meninggalkanku lagi

 

Tuan

Tetap bersamaku ya

Hingga akhir waktu menjemputku