Kami melangkah bukan karena kuat,
tapi karena Allah yang menguatkan niat.
Tak digaji, tak dipuji,
tapi hati ini cukup dengan ridha Ilahi.
Kami relawan,
bekerja senyap dalam bising dunia,
mengulurkan tangan di kala lupa,
mengusap luka yang tak tampak mata.
Tak perlu sanjungan,
karena yang kami harap hanya pandangan Tuhan.
Tak perlu upah,
karena yang kami cari adalah berkah.
Jika lelah mulai menjalar,
kami ingat:
“Barang siapa meringankan beban saudaranya,
maka Allah akan ringankan hidupnya di dunia dan akhirat.”
Jangan lelah, wahai hati yang ikhlas,
karena kerja kita bukan untuk dilihat manusia,
tapi agar bernilai di hadapan-Nya.
