CERITA DIBALIK KAMERA

Di balik tawa yang terekam lensa,

Ada rindu yang tak sempat dieja.

Langkah kaki menyusuri sunyi,

Bukan untuk diri, tapi untuk mereka yang dicintai.


Kamera menyala, senyum dipasang,

Padahal hati nyaris tumbang,

Bukan tak ingin pulang lebih cepat,

Tapi hidup menuntut tetap kuat.


Suara anak hanya lewat layar,

Diputar berkali agar hati tetap sabar.

Malam datang, badan lelah,

Tapi wajah mereka tetap jadi arah.


Aku bukan pahlawan bersayap cahaya,

Hanya ayah yang terus mencoba.

Menukar waktu demi secercah harapan,

Agar esok, mereka punya masa depan.


Jika ada yang bertanya tentang bahagia,

Tak perlu banyak kata.

Cukup lihat tawa anak-anak saat ku pulang,

Itulah akhir dari semua perjuangan panjang.